Pilih Partai Solidaritas Indonesia, BPJS Gratis Tahun 2024

Denpasar, PancarPOS | Tak gentar dengan janji manis partai papan atas, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Bali, I Nengah Adi Susanto, SH., MH., terus konsisten terhadap tagline diusung ‘PSI Menang, BPJS Gratis’ pada Pemilu 2024. Bro Adi Susanto sapaan akrabnya itu, selaku Ketua DPW PSI Bali dan Bacaleg DPRD Provinsi Bali Dapil Kota Denpasar, menilai mengenai peluang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) gratis bukan tidak mungkin untuk dapat diwujudkan asalkan ada niatan baik dan keseriusan seluruh komponen terkait.

“PSI Menang, BPJS Gratis adalah perjuangan yang harus kita perjuangkan dan kita lakukan. Hal ini menyangkut mengenai keselamatan warga negara Indonesia, di mana di lapangan banyak kita temui individu atau masyarakat yang tidak kuat secara finansial. Mereka tidak bisa membayar BPJS, lalu tidak semua masyarakat ter-cover oleh BPJS. Maka melalui diskusi, DPP PSI sepakat mengampanyekan program PSI Menang, BPJS Gratis,” ujar Adi Susanto yang akrab disapa Jro Ong, ditemui para wartawan di Denpasar, pada Senin sore (31/7/2023).

Meski di masyarakat terkesan muluk-muluk, akan tetapi PSI sudah melakukan penelitian dan program terkait dapat terlaksana asalkan ada dukungan politik dari pemerintah beserta legislatif. “Jadi apabila PSI ada di DPR RI, maka PSI akan memperjuangkan program ini (PSI Menang, BPJS Gratis) dan akan mengajak fraksi-fraksi lain di DPR RI untuk sama-sama berjuang. Kalau kita sendiri, tentu tidak bisa. Program ini tidak muluk-muluk, sepanjang ada niat baik dari pemerintah,” harapnya. Bagi Jro Ong, program ini tentu saja harus diutamakan karena menyangkut kesehatan masyarakat. Bilamana masyarakat sudah sehat, tentu saja mereka di daerah-daerah akan bekerja dengan baik.

“Bagaimana mencari uangnya? Salah satunya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau mencari mata anggaran yang bisa diambil untuk meng-cover BPJS. Tidak sulit sebenarnya itu, asal pemerintah dan legislatif mau memperjuangkannya,” tegasnya Disinggung tentang pelayanan BPJS di masyarakat diduga masih terjadi kendala karena belum maksimal. Jro Ong menanggapi apabila hal ini adalah pekerjaan bersama seluruh pihak untuk sama-sama memperbaiki kinerja dan layanan BPJS menjadi lebih baik.

“Ya ini pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana nanti mengedukasi pelayanan yang dimiliki oleh Faskes yang dituju melayani BPJS. Mereka (Rumah Sakit) supaya memberikan pelayanan yang sama. Jangan sampai orang yang sudah sakit malah dicuekin, sehingga berdampak orang terkait makin sakit. Ini tugas kita bersama untuk mengedukasi dan memberi layanan yang baik,” tegasnya. Caleg PSI di Bali cukup banyak memasang baliho-baliho, termasuk yang berkaitan dengan program ber-tagline ‘PSI Menang, BPJS Gratis’. Diduga pula masih ada polemik oknum yang terusik atas program yang diusung. Saat ini pula, para konsituin politik memiliki peranan untuk saling menjaga kondusifitas.

“Di Bali kan Caleg kita banyak memasang baliho-baliho, di mana baliho baru dipasang dan besoknya sudah raib. Kami menilai hal itu menjadi sebuah ketakutan berlebihan, karena masing-masing partai seharusnya sudah memiliki program yang jelas untuk memenangkan pertarungan. Jadi, tidak etis rasanya, sesama kontestan ‘saling cakar-mencakar’ atau mencabut baliho Caleg lain. Sebab, para kompetitor hadir untuk menawarkan program kepada konsituin di Dapil mereka masing-masing. PSI sendiri targetkan program ini untuk seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan salah satunya patut dicontoh adalah program Kartu Badung Sehat (KBS), yang mana diperuntukan Pemkab Badung untuk seluruh warganya supaya dapat berobat gratis di rumah sakit. “Contoh riilnya ada di Badung, yang mana bisa meng-cover layanan kesehatan gratis melalui KBS. Pak Nyoman Giri Prasta bisa membuat program ini karena ada political will (kemauan pemerintah) Pemerintah Daerah, yang mana berniat baik untuk memberikan layanan kesehatan kepada seluruh warga Badung dan ber-KTP Badung. Ini harus dan wajib ditiru daerah lainnya,” tandasnya. uma/ama/ksm/yar









