Daerah

Menolak Divaksin, Bupati Tamba: Warga Jembrana Termakan Hoaks


Jembrana, PancarPOS | Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana kembali melaksanakan Gebyar vaksin dan membidik Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana. Diketahui Desa Air Kuning warganya sebelumnya beberapa menolak vaksin dikarenakan termakan Hoaks (berita tidak benar).Bahkan, dari pantauan di lapangan, tokoh masyarakat pun ikut memberi kabar hoaks kepada warga, sehingga warga takut untuk vaksin. Serapan vaksinasi yang rendah didesa tersebut membuat gusar Bupati Jembrana I Nengah Tamba.
Ik#1bl-7/7/2021
Bersama jajaran satgas covid-19 Jembrana Ia turun langsung memantau jalannya vaksinasi didesa tersebut bersama Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna danĀ  Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa. Menariknya, bahkan Bupati Tamba beserta Asisten II I Gusti Ngurah Sumber Wijaya ikut menjemput warga yang menolak di vaksin, bahkan ada warga yang langsung minggat baru didatangi. Sementara Asisten II menjemput tokoh masyarakat yang menjadi kunci diduga penyebaran informasi tidak benar terkait vaksin kepada para warga.
1bl#bn-13/7/2021
Setelah dijemput oleh Asisten II, tokoh masyarakat tersebut sempat adu argumen dengan petugas kesehatan, dengan alasan takut divaksin dikarenakan usai vaksin bisa menyebabkan meninggal. Setelah diberikan pemahaman terkait vaksinasi oleh Kadis Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata beserta Asisten II, akhirnya tokoh masyarakat tersebut bersedia untuk divaksin. Dikarenakan warga sedikit yang mengikuti vaksin dan perbekelnya tidak tegas, Bupati Tamba sempat memberikan pemahaman akan pentingnya vaksinasi kepada Perbekel Air Kuning. “Saya inginkan di desa ini harus tuntas, agar daya tahan tubuh warga terjamin dan situasi agar normal kembali,” ujarnya.
1bl#bn-20/7/2021
Pihaknya terus memantau, dan perbekel, Babinsa serta Bhabinkamtibmas sudah melakukan penelusuran terhadap tingkat kesadaran warga untuk vaksin. “Secara garis besar disini sudah bagus, bisa mencapai 75 persen, tapi kita mau terus ditingkatkan. Hari ini kita buka gebyar vaksin, maksudnya masyarakat biar sadar datang, makanya kita jemput kerumah-rumah hari ini,” terangnya. Dirinya berpesan, untuk masyarakat jangan takut di vaksin, silahkan datang ke tempat vaksin yang sudah disediakan. “Sebelumnya sebanyak 22 orang meninggal belum tervaksin. Kita ketahui, fasilitas kami di RSU Negara serba kurang, jangan sampai positif covid dan memerlukan oksigen. Oksigennya terbatas sekali, dan juga ruang isolasi penuh. Kita lebih baik sehat, sehat itu vaksin,” tutup Tamba.
1bl#ik-21/7/2021
Hingga kemarin total warga Desa Air Kuning yang mengikuti vaksinasi sebanyak 2.670 dengan persentase sebanyak 75 persen baru tervaksin, sedangkan target yang ingin di capai sebanyak 3.697 orang. Dari 75 persen warga yang sudah tervaksin sisanya kebanyakan menolak untuk di vaksin. Tim Vaksinator dari Puskesmas terdekat terus berusaha meyakinkan warga, bahkan gebyar vaksin terus dilakukan, baik itu bertempat di Kantor Desa Air Kuning bahkan sampai kebanjar – banjar, dan hasilnya minim peserta yang datang. mas/ama

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close