Kelian Desa Adat Ungasan Salurkan Tunjangan Hari Raya Rp1,132 Miliar Lebih Kepada 2.265 Krama
Sambut Galungan dan Kuningan

Badung, PancarPOS | Menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan, Kelian Desa Adat Ungasan, I Wayan Disel Astawa, S.E., menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat adat dengan menyalurkan tunjangan Hari Raya kepada ribuan krama Desa Adat Ungasan. Bantuan tersebut diberikan kepada 2.265 penerima dengan nilai masing-masing sebesar Rp500 ribu.
Disel Astawa yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali serta Ketua DPC Partai Gerindra Badung menyampaikan bahwa pemberian tunjangan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kebersamaan Desa Adat Ungasan dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.
“Pertama-tama, saya atas nama Kelian Desa Adat Ungasan sekaligus sebagai anggota DPRD Provinsi Bali mengajak seluruh krama Desa Adat Ungasan untuk menyambut dengan penuh sukacita Hari Suci Galungan yang jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, Budha Kliwon Dungulan, serta Hari Raya Kuningan pada Sabtu, 27 Juni 2026,” ujarnya.
Politisi senior Partai Gerindra itu mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Galungan dan Kuningan sebagai momentum memperkuat nilai dharma, meningkatkan rasa persaudaraan, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perayaan Galungan dan Kuningan bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Hindu untuk selalu mengendalikan diri, memperkuat spiritualitas, dan menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. “Semoga seluruh umat senantiasa dapat mengendalikan diri serta memperoleh anugerah keselamatan, kerahayuan, dan kesukertan dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, tunjangan Hari Raya disalurkan kepada berbagai unsur yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan kehidupan sosial di Desa Adat Ungasan. Penerima bantuan meliputi prajuru desa, Kelian Adat, Kerta Desa, Sabha Desa, para pemangku di lingkungan desa, serati, pecalang, hingga seluruh krama Desa Adat Ungasan yang telah memenuhi ketentuan penerima.
Jumlah keseluruhan penerima tercatat sebanyak 2.265 orang. Masing-masing menerima tunjangan sebesar Rp500 ribu. Dengan demikian, total dana yang digelontorkan Desa Adat Ungasan untuk mendukung perayaan Galungan dan Kuningan mencapai Rp1,132 miliar lebih.
I Wayan Disel Astawa berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat dalam mempersiapkan sarana upacara dan keperluan Hari Raya, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Bali.
“Semoga seluruh warga dan krama Desa Adat Ungasan senantiasa dapat menjalankan swadharma masing-masing. Pada Hari Raya Galungan dan Kuningan ini, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan, keselamatan, kesejahteraan, serta kesukertan bagi seluruh krama dan jagat Bali,” tuturnya.
Penyaluran tunjangan Hari Raya ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Desa Adat Ungasan dalam menjaga kesejahteraan krama serta memperkuat eksistensi desa adat sebagai benteng pelestarian nilai-nilai budaya, tradisi, dan spiritualitas masyarakat Bali di tengah dinamika perkembangan zaman. ama/ksm





