Ekonomi dan Bisnis

31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Catat Laba Bersih Rp19,7 Triliun dan Perkuat Ekosistem Digital Nasional


Jakarta, PancarPOS | Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel semakin menegaskan posisinya sebagai penggerak utama transformasi digital nasional. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat dan perubahan perilaku digital masyarakat yang begitu cepat, Telkomsel berhasil menjaga performa bisnis tetap kuat sekaligus memperluas dampak sosial ekonomi melalui layanan digital yang semakin relevan bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia itu mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 14,7 persen secara kuartalan (QoQ) serta peningkatan EBITDA sebesar 5,4 persen QoQ sepanjang 2025. Kinerja tersebut menjadi sinyal kuat bahwa strategi transformasi bisnis yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif, khususnya pada semester kedua tahun 2025.

Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis semata, Telkomsel juga memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan layanan broadband, pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), hingga integrasi layanan digital yang semakin luas untuk mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Nugroho dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Sepanjang tahun 2025, Telkomsel berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dengan laba bersih mencapai Rp19,7 triliun. Pencapaian tersebut didorong oleh transformasi bisnis digital yang semakin kuat, di mana layanan digital kini menyumbang lebih dari 95 persen terhadap total pendapatan mobile perusahaan.

Pertumbuhan traffic data yang meningkat 15 persen secara tahunan juga menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital terus mengalami lonjakan signifikan. Hal ini memperlihatkan bahwa layanan digital Telkomsel masih menjadi pilihan utama masyarakat di tengah era konektivitas yang semakin masif.

Di sisi lain, Telkomsel juga menjalankan strategi quality-led melalui penyederhanaan produk, optimalisasi portofolio layanan, hingga penyesuaian harga yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. Strategi tersebut turut berdampak pada kualitas basis pelanggan yang kini terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan dengan Average Revenue Per User (ARPU) meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun 2025.

Tak hanya memperkuat layanan seluler, Telkomsel juga terus mengembangkan layanan konvergensi dan fixed broadband. Penetrasi layanan konvergensi kini telah mencapai sekitar 59 persen, sementara jumlah pelanggan fixed broadband terus bertambah hingga melampaui 10 juta pelanggan.

Langkah tersebut mempertegas posisi Telkomsel bukan sekadar operator telekomunikasi, tetapi sebagai penyedia ekosistem digital yang terintegrasi untuk kebutuhan rumah tangga, bisnis, hiburan, hingga aktivitas produktivitas masyarakat modern.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat, Telkomsel juga terus menghadirkan layanan digital bernilai yang mendukung aktivitas dan gaya hidup masyarakat. Mulai dari kebutuhan komunikasi, hiburan digital, hingga solusi berbasis AI yang semakin terintegrasi dalam berbagai layanan perusahaan.

Komitmen Telkomsel tidak berhenti pada aspek bisnis semata. Perusahaan juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu kontribusi nyata terlihat dari program pemberdayaan UMKM yang berhasil meningkatkan omzet pelaku usaha rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Selain itu, ekosistem digital Telkomsel juga mendukung terciptanya lebih dari 685 ribu lapangan kerja di berbagai sektor ekonomi digital.

Telkomsel juga aktif mengembangkan talenta digital Indonesia melalui berbagai program seperti NextDev serta sejumlah inisiatif edukasi digital lainnya yang menyasar generasi muda dan pelaku industri kreatif.

Di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), perusahaan terus memperluas pemerataan akses digital melalui dukungan BTS Universal Service Obligation (USO), sehingga masyarakat di berbagai pelosok tetap mendapatkan akses konektivitas yang layak.

Komitmen tersebut semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai perusahaan yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat Indonesia.

Keberhasilan Telkomsel sepanjang 2025 juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Perusahaan meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk pengakuan global dari Ookla Speedtest Awards™ atas kualitas jaringan yang dimiliki.

Selain itu, Telkomsel juga meraih Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan, penghargaan internasional untuk inovasi AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience, hingga penghargaan dari Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards.

Berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas layanan Telkomsel diakui secara global, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap layanan perusahaan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala, tetapi oleh kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional,” tambah Nugroho.

Dalam mendukung seluruh layanan digital tersebut, Telkomsel kini didukung lebih dari 293 ribu BTS on-air yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur jaringan tersebut menjadi tulang punggung perusahaan dalam menghadirkan layanan broadband yang semakin kuat, stabil, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konektivitas broadband, memperluas layanan digital terintegrasi, serta memanfaatkan teknologi AI guna menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai di masa depan. ian/ama/kel


Back to top button