Daerah

Pemprov Bali Kendalikan Arus Pamedek, IBTK 2026 di Besakih Tembus 28 Ribu Umat per Hari


Karangasem, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali memastikan pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih berjalan tertib, aman, dan terkendali meski jumlah pamedek terus membludak hingga puluhan ribu orang setiap harinya.

Memasuki hari ke-11 pelaksanaan karya, Senin (13/4/2026), arus umat yang datang untuk menghaturkan bhakti kehadapan Ida Bhatara di Pura Agung Besakih tercatat sangat tinggi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, jumlah pamedek yang mengikuti persembahyangan di kawasan Penataran Agung diperkirakan mencapai hingga 28 ribu orang dalam sehari.

Lonjakan ini tidak lepas dari intensitas rangkaian upacara yang masih berlangsung serta tingginya antusiasme umat Hindu dari seluruh Bali hingga luar daerah. Penataran Agung sebagai pusat prosesi menjadi titik paling padat dengan perputaran umat yang berlangsung hampir tanpa jeda sejak pagi hingga malam hari.

Pemerintah Provinsi Bali melalui koordinasi lintas instansi memastikan seluruh sistem pengaturan berjalan optimal. Mulai dari manajemen arus lalu lintas, pengamanan kawasan, hingga penyediaan fasilitas penunjang bagi pamedek terus diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan.

Petugas pecalang di lokasi menyebutkan, dalam satu sesi persembahyangan, Penataran Agung mampu menampung sekitar 1.200 pamedek. Dengan durasi setiap sesi berkisar antara 40 hingga 60 menit, akumulasi jumlah umat yang bersembahyang dalam sehari mencapai puluhan ribu orang.

Di sisi lain, kenyamanan pamedek tetap menjadi perhatian utama. Sejumlah umat mengaku merasakan perbaikan signifikan dalam pengaturan kawasan Besakih. Salah satu pamedek asal Penatih, Denpasar, I Gusti Ngurah Semara Putra, mengungkapkan bahwa akses menuju pura relatif lancar meski jumlah umat meningkat.

Ia menyebut, pengaturan lalu lintas oleh petugas berjalan efektif sehingga tidak terjadi kemacetan berarti. Kondisi ini menjadi indikator bahwa manajemen pelaksanaan karya oleh pemerintah dan pihak terkait berjalan semakin baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain pengaturan lalu lintas, Pemprov Bali juga memperketat pengawasan terhadap pengelolaan sampah serta penataan pedagang di kawasan pura. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesucian dan kenyamanan area Pura Agung Besakih selama rangkaian karya berlangsung.

Diketahui, puncak Karya IBTK 2026 telah dilaksanakan pada Purnama Sasih Kadasa, 2 April 2026. Rangkaian upacara ini akan berlangsung selama 21 hari dan dijadwalkan berakhir pada 23 April 2026 melalui prosesi penyineban.

Dengan sisa waktu pelaksanaan yang masih berjalan, Pemerintah Provinsi Bali terus mengimbau masyarakat untuk tetap tertib, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kebersihan dan kesucian kawasan pura. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan IBTK 2026 berjalan khidmat, lancar, dan tetap mencerminkan nilai-nilai luhur budaya Bali. mas/ama/*


Back to top button