Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali 2026
Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Sport Tourism

Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (8/8/2026). Penutupan turnamen nasional tersebut menjadi momentum untuk mendorong pembinaan atlet sekaligus memperkuat pengembangan sport tourism di Bali.
Penutupan turnamen dilakukan Gubernur Koster didampingi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi) periode 2024–2028 yang juga Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Diana Kusumastuti.
Sebelum menutup kegiatan, Gubernur Koster menyempatkan diri menyaksikan pertandingan babak final dan memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Ia juga memberikan motivasi khusus kepada atlet Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali, terutama Pergatsi Gianyar yang berhasil meraih juara II pada nomor double mix dan juara IV nomor triple mix.
Menurut Gubernur Koster, capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas latihan dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur pada 2028.
Ia berharap pembinaan atlet Gateball di Bali terus ditingkatkan sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, Koster menilai penyelenggaraan Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Bali telah berlangsung sukses dan mendapat respons positif dari para peserta.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi titik awal berkembangnya olahraga Gateball di Pulau Dewata, tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga cabang olahraga prestasi yang memiliki sistem pembinaan berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan Gateball perlu diperluas hingga ke desa-desa, sekolah, serta berbagai komunitas agar semakin banyak bibit atlet potensial yang dapat dibina sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua Umum PB Pergatsi Diana Kusumastuti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen nasional tersebut.
Ia mengaku bangga karena Bali mampu menjadi tuan rumah Turnamen Gateball untuk pertama kalinya dengan penyelenggaraan yang berjalan lancar, aman, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dari berbagai daerah.
“Turnamen ini bukan hanya tentang juara, tetapi tentang sportivitas, disiplin, persahabatan, mengajarkan ketepatan, kesabaran, strategi, dan kerja sama yang memunculkan nilai penting dalam kehidupan. Hal ini tentu akan berpengaruh baik bagi Bali untuk menjadi destinasi sport tourism,” ujarnya.
Menurut Diana, Bali memiliki potensi besar untuk mengembangkan olahraga Gateball seiring berkembangnya sektor pariwisata. Karena itu, ia berharap Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali dapat menjadi agenda tahunan bahkan berkembang menjadi kejuaraan internasional berbasis sport tourism.
Dengan konsep tersebut, olahraga tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan budaya Bali kepada dunia.
Ia optimistis pembinaan yang berkesinambungan akan melahirkan lebih banyak atlet muda Gateball yang mampu mengharumkan nama Bali dan Indonesia di berbagai kejuaraan.
Ketua Panitia Turnamen, I Ketut Ariantana, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas dukungan terhadap penyelenggaraan Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali 2026.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang.
Ia menambahkan, hasil evaluasi turnamen akan menjadi dasar penyempurnaan sistem pembinaan dan pelatihan sehingga olahraga Gateball semakin dikenal masyarakat hingga tingkat desa serta mampu melahirkan atlet profesional.
Turnamen Gateball Piala Gubernur Bali 2026 memperebutkan total hadiah Rp150 juta dan mempertandingkan tiga kategori, yakni nomor double mix, triple mix, dan beregu mix. Kejuaraan tersebut diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan olahraga Gateball sekaligus memperluas popularitas cabang olahraga yang terus berkembang di Tanah Air. mas/ama/*









