Sambangi Karangasem, Made Urip Gelontor Bantuan Aspirasi Pertanian Rp1,41 Miliar
Petani Harus Punya Wakil Rakyat yang Khusus Mengurus Sektor Pertanian

Karangasem, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali Turba atau turun ke bawah untuk menyambangi Kabupaten Karangasem. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, bertepatan dengan perayaan Bulan Bung Karno mengggelontorkan bantuan Program Aspirasi Pertanian Tahun 2022 senilai total Rp1,41 miliar. Anggota dewan yang diberi julukan oleh petani sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, mengawali kunjungan kerjanya dengan penanaman bawang merah bersama Direktur Sayuran dan Tanaman Obat (STO) Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian, Mutiara Sari di Subak Abian Taman Sari, Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (11/6/2022). Pada kesempatan itu, hadir Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, ST., bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, Ni Kadek Darmini, SE., Tim Ahli Bupati Karangasem, Plt Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem, Camat Rendang dan Perbekel Besakih.

Penyerahan bantuan aspirasi yang sudah direalisasikan senilai total Rp1,41 miliar ini, yaitu 2 Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) sebanyak Rp400 juta, bantuan 10 ton bawang merah untuk lahan seluas 10 hektar yang diterima Subak Abian Taman Sari dan Kelompok Tani Giri Tohlangkir dengan anggaran Rp410 juta, 7 unit traktor roda dua senilai Rp210 juta, 2 kelompok bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) sebesar Rp200 juta, 2 program Bang Pesona Rp100 juta, serta bantuan Jalan Usaha Tani Rp90 juta. Selain itu, juga ada beberapa kegiatan yang diperjuangkan M-U yang sedang proses di Kementerian Pertanian, yakni bantuan Padi inbrida seluas 500 hektar, bantuan benih Jagung Hibrida seluas 1.300 hektar, bantuan 1 unit Bioflok, 2 unit motor roda tiga, bantuan ternak berupa 15 ekor sapi, 50 ekor kambing dan 1.500 ekor bantuan Ayam KUB.

Sebagai salah satu penerima bantuan, Kelian Subak Abian Taman Sari, I Wayan Murtama langsung mengucapkan terima kasih kepada Made Urip atas bantuan yang diberikan. Terbukti selama ini Made Urip terus berjuang memperhatikan para petani dan krama subak. Apalagi bantuan yang telah diberikan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian. “Karena itu, kami semua sangat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Made Urip atas bantuan yang diberikan selama ini,” katanya. Di sisi lain, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika menegaskan selama dua tahun dihantam oleh pandemi Covid-19, tapi beruntungnya sektor hortikultura tetap berjalan, sehingga berharap Made Urip tetap bisa membantu aspirasi petani di Karangasem ke depan.

Karena itu, ia juga berharap petani bisa terus berkomunikasi untuk memajukan sektor pertanian dengan Made Urip yang sudah terbukti berjuang dan membawa bantuan aspirasi ini. Selaku wakil rakyat di Karangasem, juga mengucapkan terimakasih kepada Made Urip sehingga krama subak bisa bertani secara modern untuk meningkatkan produksi pertanian. “Kami harap nanti Pak Made bisa membawa ratusan traktor kembali ke Karangasem. Karena itu mari kita bertani karena mendapat apresiasi dari Bapak Made Urip bersama pemerintah,” pungkasnya. Sambutan Bupati Karangasem yang disampaikan Plt Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan, Ida Bagus Putu Suastika, S.Sos., MAP., mengungkapkan wilayah Karangasem hanya 8 persen lahan basah dan sisanya lahan kering yang tersebar di 8 kecamatan untuk sektor pengembangan hortikultura. Pihaknya menyadari Karangasem sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar, terutama Salak Gula Pasir, mangga dan nanas termasuk tananam hias berbunga angrek dan gumitir. Sedangkan untuk tanamam obat, seperti cabe besar dan kecil bawang merah dan putih, jahe, kencur dan lainnya.

Untuk itu, ia berharap agar Made Urip berkenan membantu potensi sektor hortikultura di Karangasem, khususnya sangat cocok menanam cabe dan bawang merah untuk mengendalikan laju inflasi. Di samping itu, potensi sektor Peternakan juga sangat luar biasa dan terdata sekitar 134 ribu ekor Sapi Bali untuk memenuhi kebutuhan daging nasional dan kebutuhan pupuk organik untuk program Gubernur Bali mewujudkan Bali sebagai Pulau Organik, termasuk ternak Kambing Etawa dan ayam. “Kami mohon Bapak Made Urip berkenan memberikan bantuan traktor dan kultivator untuk petani di Karangasem termasuk bantuan jalan usaha tani, sehingga selaku pemerintah mengucapkan terimakasih kepada Made Urip dan Bu Direktur yang telah membantu mengembangkan sektor pertanian di Karangasem,” ucapnya.

Made Urip menyampaikan rasa bahagia bisa bertatap muka dengan petani dan krama subak di Desa Besakih sesuai dengan potensi pertaniannya yang luar biasa dengan pemandangan indah yang bisa dipadukan untuk menggali potensi sektor pariwisata. Selama lima periode menjabat Anggota DPR RI dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, mengaku akan terus mengurus tentang pangan atau urusan perut rakyat sebagai kaum Marhaen atau wong cilik. Mengingat M-U sangat menyadari sebagian besar di Indonesia sebagai petani gurem yang memiliki lahan di bawah 0,25 hektar. Padahal idealnya paling tidak memiliki lahan 2 hektar, sehingga menjadi tantangan bagaimana memajukan dan memberdayakan para petani. Selain itu, juga menghadapi masalah lahan produktif sudah berbuah beton untuk kepentingan lain, serta regenerasi para petani yang sudah tua, sehingga harus mendorong generasi milenial terjun bertani.

Apalagi ketika lebih dari 2 tahun dilanda pandemi Covid-19 mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Bali hampir minus 12 persen. Oleh karena itu, ia mengajak bagaimana sektor pertanian ini bisa tetap eksis, karena terbukti tangguh dan bertahan selama dampak pandemi Covid-19. Selain itu, sektor pertanian sudah menjadi kultur dan budaya di Bali dengan aset subak abian dan basah yang harus dijaga kelestariannya. “Kita akan carikan program aspirasi pertanian di pusat, seperti bantuan 10 ton ton bibit bawang merah ini, dan bantuan UPP0 untuk mengembalikan kualitas tanah, termasuk KBR untuk merehabilitas hutan dan lahan kristis di Karangasem. Ada juga Bang Pesona untuk ibu-ibu agar gencar melakukan gerakan menanam. Saya akan terus membantu sektor pertanian yang menjadi prioritas untuk memajukan Karangasem, karena potensinya sangat luar biasa. Nanti akan ada bantuan sapi betina produktif yang bisa diajukan paling tidak bisa dapat 15 ekor bantuan sapi,” jelasnya.

Ditegaskan kerjasama ini harus dijalin secara terus menerus dengan bergerak bersama memajukan sektor pertanian di Bali termasuk di Karangasem. Apalagi Badan Pangan Dunia atau FAO sudah memberikan peringatan tentang krisis pangan dunia, sehingga ketahangan pangan harus terus dijaga di masa mendatang. “Jadi jangan berpikir Pak Urip datang ke Karangasem hanya untuk mencari suara. Bukan begitu, tapi saya semata-mata ingin membantu para petani di Karangasem. Karena jika tidak punya akses anggota dewan untuk mendapat bantuan APBN akan sangat sulit sekali. Apalagi hanya mengandalkan ABPD saja tidak akan cukup mengurus sektor pertanian. Karena itu para petani harus punya wakil rakyat yang khusus mengurus sektor pertanian ini,” pungkas M-U. ama/ksm








