Bupati Kembang Lepas 10 Calon Paskibraka, Targetkan Jembrana Kembali Tembus Nasional

Jembrana, PancarPOS | Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara resmi melepas sepuluh calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kabupaten Jembrana untuk mengikuti seleksi tingkat nasional melalui tahapan seleksi di Provinsi Bali. Pelepasan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Jembrana pada Senin (4/5/2026), menjadi momentum penting dalam upaya mengembalikan kejayaan prestasi Paskibraka Jembrana di kancah nasional.
Sebanyak sepuluh pelajar terbaik yang terdiri dari lima putra dan lima putri ini merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai SMA/SMK di Kabupaten Jembrana. Mereka dipersiapkan untuk bersaing dalam proses seleksi lanjutan yang akan menentukan wakil Bali di tingkat nasional.
Dalam arahannya, Bupati Kembang menegaskan komitmennya terhadap proses seleksi yang bersih, objektif, dan bebas dari praktik titipan. Ia menekankan bahwa kualitas dan integritas harus menjadi fondasi utama dalam pembinaan generasi muda, khususnya dalam ajang prestisius seperti Paskibraka.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan itu. Dulu Jembrana pernah mencatatkan sejarah sebagai daerah dengan wakil terbanyak di tingkat nasional. Saya ingin capaian itu kembali diraih. Tapi semua harus melalui proses yang jujur dan transparan,” tegasnya.
Didampingi jajaran TNI, termasuk Dandim 1617/Jembrana dan Danyonif 741/Garuda, Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah mencermati langsung para peserta yang lolos seleksi. Ia memastikan bahwa seluruh calon Paskibraka yang diberangkatkan benar-benar hasil seleksi murni berdasarkan kemampuan dan potensi.
“Tidak boleh ada titipan. Saya perhatikan satu per satu. Ini murni hasil seleksi yang clear. Ini bukti bahwa kita serius memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak daerah,” ujarnya dengan nada tegas.
Lebih jauh, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan karakter selama menjalani proses seleksi. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka bukan hanya soal fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga tentang mental, etika, dan kerendahan hati.
“Jangan sombong baru jadi paskib. Tetap rendah hati. Tahu menempatkan diri. Dan yang paling penting, saat latihan nanti harus benar-benar serius. Ini kesempatan langka, tidak semua pelajar bisa sampai di tahap ini,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa momentum pelepasan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan simbol bahwa para peserta telah naik ke level kompetisi yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tanggung jawab yang diemban juga semakin besar, termasuk menjaga nama baik daerah.
“Adik-adik ini adalah orang pilihan. Banyak yang ikut seleksi, tetapi hanya sedikit yang lolos. Ini harus dijaga dengan disiplin tinggi dan komitmen kuat. Bawa nama Jembrana dengan bangga,” imbuhnya.
Adapun sepuluh calon Paskibraka asal Jembrana yang mengikuti seleksi terdiri dari:
Putra:
- Kadek Pandu Ari Capriano (SMAN 1 Melaya)
- Andito Galih Anugrah (MAN 1 Jembrana)
- I Nyoman Bagus Raditya Vaikuntha (SMAN 1 Negara)
- I Kade Ari Smedi Astawa (SMKN 4 Negara)
- I Putu Agus Wiguna Swiryatama (SMAN 1 Mendoyo)
Putri:
- Ni Kadek Alvina Calista Putri (SMAN 1 Negara)
- Muna Camelia Tunggadewi (MAN 1 Jembrana)
- Ni Putu Listiantari (SMKN 1 Negara)
- Ni Putu Yudia Astarani (SMAN 3 Negara)
- Ni Komang Cantika Putri Astiti (SMAN 2 Negara)
Keberangkatan sepuluh calon Paskibraka ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan prestasi Jembrana di tingkat nasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan semangat kebangsaan. maa/ama/*









