Olahraga dan Pendidikan

Siswa dari 8 Sekolah Dasar Berjuang Selama 14 Hari Belajar Metode Gasing di UID Bali Kampus – Kura Kura Bali


Denpasar, PancarPOS | PT Bali Turtle Development (BTID) sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali kembali memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat, khususnya Desa Serangan dengan mendukung penuh kegiatan pendidikan dan latihan (Diklat) Metode Gasing atau Gampang, Asik dan menyenangkan. Metode GASING adalah suatu metode pembelajaran matematika dengan langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan. Pembukaan Diklat Metode Gasing dilaksanakan pada Minggu, 26 November 2023 di United in Diversity (UID) Bali Campus – Kura Kura Bali, pukul 8.00 WITA yang diikuti masing-masing dua anak siswa dari 8 Sekolah Dasar (SD) di sekitar Pulau Serangan, yakni SDN 6 Sesetan, SDN 2 Sesetan, SDN 13 Sesetan, SD Harapan Bangsa, SDN 2 Serangan, SD Bali Star Academy, SD Echelon School dan SDN 3 Serangan dengan seorang guru pendamping.

[democracy id=”3″]

“Mereka akan berjuang selama 14 hari untuk belajar Metode Gasing di UID Bali Kampus Kura Kura Bali,” kata Anak Agung Made Ardani, S.Pd.SD., selaku Ketua Gugus Jenderal Sudirman, seraya menyampaikan kegiatan pengimbasan Metode Gasing ini, akan dimulai pada Minggu, 26 November 2023 di UID Bali Campus Kura Kura Bali. “Pengimbas Motode Gasing ini sepenuhnya didukung oleh Kura Kura Bali,” imbuhnya. Di sisi lain, Deputy Head of Communication and Community Relations Kura Kura Bali, Zefri Alfarugy mengaku Diklat Metode Gasing ini merupakan pelaksanaan periode kedua yang pernah dilakukan tahun 2022 sebelummya. Oleh karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasih semua pihak yang mendukung kegiatan ini, sekaligus berharap agar selama waktu 14 hari melaksanakan Pengimbasan Metode Gasing ini bisa bermanfaat ke depan. “Selamat belajar dan jangan bosen bagi ibu-ibu guru semoga bisa melahirkan anak-anak yang memajukan Indonesia ke depannya,” tandasnya.

[democracy id=”4″]

Sementara itu, Director of UID Bali Campus, Nimas Mega Purnamasari menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah mendedikasikan diri bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Ia menegaskan Gedung UID Bali Campus ini ikut mendukung masa depan pendidikan yang dibangun yang pertama di Kura Kura Bali. Apalagi di masa depan banyak sekali skil yang dibutuhkan, termasuk meningkatkan kemampuan numerik terutama bagi siswa SD yang akan menjadi penerus masa depan. Dikatakan UiD Bali Campus telah banyak melakukan berbagai hal, salah satunya program Metode Gasing yang akan didukung penuh selama 14 hari ke depan. “Jadi kami ucapkan selamat belajar ke depannya,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Kabid Pembinaan SD, I Nyoman Suriawan, ST., mewakili Kepala Disdikpora Kota Denpasar menegasksn Metode Gasing ini mengejar ketertinggalan numerasi di Indonesia yang masih berada di tingkat bawah.

1th#ik-072.21/8/2023

Upaya itu ditindaklanjuti dengan seluruh kabupaten/kota secara nasional menyelenggarakan Diklat Numerasi dengan Metode Gasing. Namun Gugus Jenderal Sudirman sudah mengawali Diklat Numerasi lebih awal yang dilakukan di UID Bali Campus. Oleh karena itu, ia berharap kerja sama dengan UID Bali Campus bisa terus berlanjut dan berjalan masif ke depan, sehingga gerakan pelatihan numerasi bisa dilaksanakan secara masif tidak saja Gugus Jenderal Sudirman, tapi ke seluruh Kota Denpasar. Untuk itu, bagi tenaga kependidikan yang ikut serta kali ini, bisa menjadi asisten trainer dan mengimbaskan kepada guru dan tenaga pendidik lainnya, terutama para siswannya. “Bagi guru dan tenaga pendidik yang ikut kali ini, kami harap agar dilaporkan progresnya, sehingga bisa menjadi rujukan untuk kegiatan Diklat berikutnya,” pungkasnya. Perlu diketahui, selain kegiatan Diklat Metode Gasing, Kura Kura Bali juga sempat memperkenalkan sebuah galeri sebagai wadah untuk belajar pelestarian sejarah budaya Bali, pada Jumat (6/10/2023) di Gedung U-Shape dan Auditorium Kampus UID Bali.

1th#ik-087.27/10/2023

Pengenalan Bali Abode Galeri dan Bahasa Bali yang difasilitasi oleh BTID itu, juga bertujuan untuk memperkenalkan isi Galeri Abode yang memamerkan patung, gamelan, dan pakaian daerah khususnya di Bali dan mempelajari dongeng Bali sebagai bentuk pelestarian bahasa daerah. ama/ksm/kel


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button