Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaMade Urip Sosialisasi Mutu dan Nilai Tambah Produk Perikanan di Tabanan

Made Urip Sosialisasi Mutu dan Nilai Tambah Produk Perikanan di Tabanan

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali Turba atau turun ke bawah untuk melanjutkan agenda bimbingan teknis (Bimtek) di Tabanan. Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, membuka kegiatan Sosialisasi Mutu dan Nilai Tambah Produk Perikanan berlangsung di Apple Resort CS Bedha, Desa Sudimara, Tabanan, pada Senin (25/9/2023). Kehadiran Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U tersebut, didampingi bakal calon Anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 3 dari PDI Perjuangan Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari alias M-U untuk menggenjot sosialisasi yang digalakan oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanam (KKP).

1th#ik-072.21/8/2023

Salah satu peserta yang juga Ketua PPK Desa Tista, Kerambitan, Tabanan, Ni Made Sri Yuliani mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah memberikan sosialisasi untuk meningkatan mutu dan nilai tambah produk perikanan, terutama bagi para ibu PKK, maupun kelompok dan usaha perikanan di Tabanan. “Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengolah ikan dengan baik di Tabanan,” paparnya. Di sisi lain, Kadis Perikanan Tabanan yang diwakili Sekdis Perikanan Tabanan, Ir. I Kade Artina, M.Si., menyampaikan Made Urip tidak ada hentinya memberikan bantuan yang sudah dirasakan sangat luar biasa, baik perikanan tangkap, budidaya dan KUB di Tabanan. Bahkan, menjadi kebanggaan dan kehormatan kembali diberikan Bimtek, khususnya pengolahan hasil perikanan di Tabanan.

Sosialsiasi ini akan meningkatkan nilai tambah untuk menambah tingkat konsumsi ikan sekitar 31,2kg perkapita pertahun di Tabanan. Upaya ini, juga untuk meningkatkan angka konsumsi ikan, sekaligus untuk mendukung pemerintah mencegah dan mengurangi angka stunting dan gizi buruk sesuai dengan visi Tabanan Era Baru. Hal ini menjadi tugas penting Dinas Perikanan Tabanan yang juga menjadi sektor unggulan di bidang pertanian dalam arti luas. “Karena itu kami harap sosialisasi ini dikuti dengan baik, agar bisa bermanfaat ke depan,” tandasnya. Pada kesempatan itu, Ketua Tim Kerja Pengembangan dan Nilai Tambah mewakili KKP, Devi Hertuti, S.Pi., MM., mengakui berkat dukungan penuh Made Urip selama ini, terus mengembangkan fasilitasi produk perikanan, sekaligus pengembangan klaster dan daya saing.

1th#ik-075.1/9/2023

Salah satu tantangannya meningkatkan mutu dan daya saing sesuai permintaan pasar, sehingga perlu inovasi pemanfaatan ikan agar bisa diolah menjadi berbagai produk dari ekor hingga kepala ikan. Dikatakan, pengolahan hasil perikanan ini peluangnya masih sangat terbuka lebar melalui penerapan, maupun penanganan dan prosedur dengan jaminan mekanisme standar pengolahan yang baik dan benar. “Seperti di Tabanan sudah ada pengolahan pelumatan daging oleh pelaku usaha perikanan,” ungkapnya. Oleh karena itu, diharapkan bisa terus mengembangkan produk yang bisa mengangkat nilai tambah secara ekonomi dengan kemasan produk yang menarik. Untuk itulah, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Made Urip ini sangat tepat sasaran untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi pelaku usaha perikanan di Tabanan. “Jadi tolong diikuti dengan baik, agar bisa mengolah produk perikanan dengan baik ke depan,” bebernya.

Sementara itu, Made Urip merasa sangat bangga bisa kembali bertatap muka dengan Poklahsar atau Kelompok Pengolahan dan Pemasaran hasil perikanan di Tabanan yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Mutu dan Nilai Tambah Produk Perikanan yang kali ini bekerja sama dengan KKP. Menurutnya Bimtek ini sangat penting untuk pengolahan dan pemasaran produk perikanan dengan menjaga kualitas dan daya saing produk perikanan. Oleh karena itulah, diperlukan keterampilan dan pengetahuan yang diberikan dari berbagai narasumber, yakni I Nyoman Arta Sukma Witra dari Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan, Putri Ningsih dari P2MKP, dan Devi Ertuti S.Pi., M.Si selaku Ketua Tim Kerja Pengembangan dan Nilai Tambah KKP. Apalagi sumber daya kelautan dan perikanan saat ini masih sangat luar biasa.

1bl#bn-29/8/2020

Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ke-7 di seluruh Indonesia ini, menyadari sektor perikanan masih kalah jauh dengan negara lain, sehingga dari sisi mutu dan pemasaran harus terus dikejar dan diperkuat di masa mendatang. Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI bersama KKP berupaya keras untuk menjaga daya saing dan kualitas produk perikanan. Politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini, berharap agar Bimtek bisa diikuti dengan baik dan menjadi forum diskusi untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk perikanan. “Apalagi Bimtek ini, juga diikuti oleh para ibu-ibu yang saya yakin akan bisa lebih tekun mengikuti kegiatan Bimtek dari awal hingga berakhir,” ujar M-U. ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img