Angkutan Vila Bodong, Taksi Online dan Guide Ilegal Kocar-Kacir di Obyek Wisata Sangeh
Jro Gede Pacung: Samsat Badung Jaya, Jaya, Jaya! Yes Huuuuuhaaaa!

Badung, PancarPOS | Ratusan kendaraan dan pelaku usaha ilegal di sektor pariwisata dibuat kocar-kacir dalam Operasi Gabungan Samsat Badung edisi ke-12 yang kembali digelar hari ini, Rabu (30/7/2025), berlokasi di pintu masuk Obyek Wisata Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal.
Operasi gabungan ini dilaksanakan atas inisiatif langsung dan komando Kepala UPTD PPRD Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., M.H., yang juga dikenal luas masyarakat sebagai Jro Gede Pacung. Dengan semangat menyala, beliau menegaskan bahwa ini adalah bentuk nyata pengabdian, bukan sekadar kegiatan administratif. “Bukan hanya kulit yang hampir gosong, tapi juga api disiplin yang membakar jalanan!,” serunya penuh semangat.

Operasi ini bukan berjalan sendiri. Samsat Badung bersinergi penuh dengan berbagai instansi:
- Kepolisian Daerah Bali
- Dinas Perhubungan Provinsi Bali
- Dinas Perizinan Satu Pintu Provinsi Bali
- Polres Badung
- Polsek Abiansemal
- Dinas Perhubungan Kabupaten Badung
- PT Jasa Raharja
- Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali
Gabungan kekuatan tersebut melakukan penyisiran ketat terhadap kendaraan dan aktivitas wisata ilegal, termasuk pengangkut tamu dari vila bodong, taksi online tak berizin, hingga pemandu wisata (guide) liar yang kerap meresahkan.
Hasil Operasi: Disiplin Meningkat, Kesadaran Menggema
Dalam operasi hari ini, sebanyak 5 sepeda motor dan 1 mobil berhasil ditindak tegas di tempat. Mereka langsung membayar tunggakan kewajiban perpajakan melalui layanan Samsat Kerti yang disiapkan di lokasi operasi. Langkah ini menunjukkan betapa efektifnya strategi jemput bola dan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang diterapkan oleh Samsat Badung.
Tak hanya penindakan kendaraan, operasi ini juga menyasar langsung pada aspek perizinan angkutan wisata. Tim dari Dinas Perizinan Provinsi melakukan pendataan terhadap kendaraan wisata yang tidak memiliki izin resmi. Sementara, Satpol PP Provinsi Bali memeriksa keberadaan guide ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi di kawasan wisata, yang selama ini telah menjadi keluhan masyarakat.

Dinas Perhubungan juga terlibat penuh dalam pengawasan angkutan wisata tanpa izin, termasuk kendaraan yang mengangkut wisatawan dari vila-vila ilegal yang kini menjamur di sejumlah titik di wilayah Badung.
Apresiasi Masyarakat Mengalir
Respons masyarakat atas operasi ini sangat positif. Salah satu pesan yang masuk dari warga menyatakan, “Pagi pak Jro. Badung bergetar ikut mengurangi laka lantas, karena banyak yang ditindak polisi. Terima kasih pak Jro, semangat!” Pesan ini menggambarkan dukungan dan apresiasi terhadap langkah tegas namun tetap beretika yang dilakukan Samsat Badung dan seluruh jajaran pendukung.
Ketut Sadar menegaskan, operasi semacam ini akan terus digelar secara berkelanjutan. “Tidak ada ruang bagi mereka yang lalai. Roda tertib pajak harus terus berputar!,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan besar seperti ini tidak akan pernah bisa dituntaskan oleh orang-orang yang setengah hati, melainkan oleh mereka yang membakar semangatnya seperti api yang menyala tanpa henti, demi menyinari negeri.
Badung Menuju Tertib Pajak dan Pariwisata Bermartabat
Penertiban ini tidak hanya soal pajak kendaraan, namun menjadi bagian dari upaya besar menjaga ekosistem pariwisata Badung agar tetap sehat, tertib, dan memberikan rasa aman bagi wisatawan maupun pelaku usaha resmi.

Operasi gabungan ini juga menjadi panggung bagi koordinasi lintas lembaga dalam memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan daerah, termasuk kebocoran pajak dan tumbuhnya ekonomi bayangan di sektor pariwisata.
Samsat Badung di bawah kepemimpinan Jro Gede Pacung berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat, membawa semangat reformasi birokrasi, dan menjaga integritas pelayanan publik. Operasi berikutnya? Sudah disiapkan. Tertib itu keren. Taat pajak itu hebat. Bravo Badung, hebat dan terpercaya! ama/ksm









