Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaHukum dan KriminalDiduga Gara-Gara Penertiban 33 PSK Danau Tempe, Kantor Satpol PP Denpasar Diserang

Diduga Gara-Gara Penertiban 33 PSK Danau Tempe, Kantor Satpol PP Denpasar Diserang

Denpasar, PancarPOS | Diduga gara-gaya penertiban di Lokalisasi Danau Tempe, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, memicu terjadinya pengerusakan dan penganiayaan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar oleh sekelompok orang tidak dikenal. Pada Minggu 26 November 2023 sekitar pukul 04.30 wita bertempat di Kantor Satpol PP Kota Denpasar, Jln. Kecubung I No. 4 Denpasar Timur, telah terjadi aksi pengerusakan dan penganiayaan terhadap petugas Satpol PP oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengakibatkan adanya korban luka-luka.

[democracy id=”3″]

Salah satu korban, I Ketut Giri Asta (52 tahun) selaku anggota Satpol PP Kota Denpasar, mengalami luka robek di kepala bagian belakang, bibir pecah, kelopak mata lebam masih di rawat Opname di RS. Wangaya. Korban lainnya, I Gusti Agung Tirta Yusa (33 tahun), juga mengalami luka robek di dahi dengan 4 jaritan, termasuk I Wayan Wiratma, mengalami luka robek di bibir. Dua korban lainnya, yakni I Made Widiantara (36 tahun), A.A. Made Wirawan (24 tahun) dan I Nyoman Bujawan (53 tahun) mengalami nasib serupa.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi-saksi korban pada Sabtu, 25 November 2023 sekitar pukul 23.00 wita anggota Satpol PP Kota Denpasar di bawah pimpinan Komandan Regu 1 I Wayan Wiratma beserta 16 anggota, melaksanakan penertiban pada beberapa lokalisasi yang ada di Jln. Danau Tempe. Pada saat itu petugas berhasil mengamankan sebanyak 33 orang perempuan yang diduga sebagai PSK (pekerja seks komersial) dan selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP di Jln. Kecubung I No. 4 Denpasar untuk didata dan pembinaan.

[democracy id=”4″]

Sekitar pukul 12.30 Wita mereka sampai di kantor dan selanjutnya para perempuan yang sebelumnya diamankan tersebut dilakukan pendataan dan berakhir sekitar pukul 02.00 Wita. Setelah pendataan, para perempuan tersebut selanjutnya stand by dan berkumpul di loby kantor, sedangkan pintu gerbang kantor ditutup dan dikunci selanjutnya selesai giat pintu gerbang ditutup dan di kunci. Namun tak disangka sekitar pukul 04.00 Wita datang seorang laki-laki tidak dikenal berteriak-teriak di depan pintu gerbang kantor meminta untuk dibukakan pintu.

Selanjutnya orang tersebut didatangi oleh beberapa petugas Satpol PP ke depan pintu gerbang untuk mengecek dan menanyakan maksud kedatangannya. Namun orang tersebut terus berteriak dan marah-marah dan berkata “Mati Kau” dan beberapa saat kemudian orang tersebut mengeluarkan sepucuk pistol dan mengacungkannya. Karena merasa takut, anggota Satpol PP yang mendatangi ke pintu gerbang, kemudian mundur ke dalam kantor dan secara bersamaan seperti dikomando lalu datang sekelompok orang sekitar 25 orang (diduga sebelumnya sudah menunggu di sebelah Timur pintu gerbang) mendobrak pintu gerbang dan menyerbu ke dalam kantor sambil berteriak-teriak.

1th#ik-072.21/8/2023

Kemudian mereka langsung melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap anggota Satpol PP menggunakan tangan kosong dan beberapa potongan kayu. Mereka langsung menyerang dengan cara membabi buta ke setiap anggota Satpol PP dengan cara memukul, menendang, menginjak dan menganiaya anggota Satpol PP dan hal ini membuat anggota Satpol PP ketakutan dan berusaha mengamankan diri masing-masing. Selain menganiaya anggota Satpol PP yang sudah beberapa lainnya juga ada yang merusak mobil dinas, melempar berbagai benda keras serta merobohkan sepeda motor milik anggota Satpol PP dan aksi mereka berlangsung sekitar 30 menit.

Setelah melakukan penganiayaan dan pengerusakan, kelompok orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi meninggalkan kantor Satpol PP dan seiring dengan itu juga para perempuan PSK yang sebelumnya berhasil diamankan juga sudah tidak ada dan pergi dari Kantor Satpol PP Kota Denpasar. Akibat kejadian tersebut, 3 anggota Satpol PP mengalami luka cukup parah dan dirawat di RS Wangaya Denpasar. Hingga saat ini, para pelaku masih dalam lidik dan kasus ditangani oleh Polsek Denpasar Timur yang dibackup Polresta Denpasar.

1th#ik-087.27/10/2023

Aksi penyerangan tersebut pun dibenarkan oleh Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra. Terkait kejadian itu, pihaknya pun telah melakukan pelaporan ke Polsek Denpasar Timur. “Kami sudah melapor ke Polsek Dentim. Tadi sampai sore saya menemani anggota di sana melakukan pelaporan,” katanya. Saat dikonfirmasi awak media mengenai kebenaran peristiwa dan kronologis tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi kepada awak media menyampaikan, bahwa pelaku masih dalam proses penangkapan. “Sekarang masih proses penangkapan pelakunya,” kata AKP I Ketut Sukadi. tim/ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img