Harga Anjlok, Made Urip Kerahkan Pasukan “GAMA” Borong Hasil Buah Petani
Tim Ganjar-Mahfud Sentuh Masyarakat Akar Rumput

Tabanan, PancarPOS | PDI Perjuangan kembali menggelar Pasar Gotong Royong bertajuk “Bantu Petani Panen Raya Buah” secara serentak di seluruh Kabupaten/ Kota se-Bali, pada Saniscara Pon Sinta, Sabtu (23/12/2023) mulai pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengerahkan seluruh pasukan dan relawan dari Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD atau “GAMA” (Ganjar-Mahfud), sebagai kerja konkret dengan memborong hasil buah petani, salah satunya di Pasar Buah Mukori, Desa Belimbing, Pupuan, Tabanan. Pada kesempatan itu, hadir Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Pangan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Drs. I Made Urip, M.Si., yang didampingi oleh Caleg DPRD Provinsi Bali nomor urut 3 dari PDI Perjuangan di Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari alias M-U. Selain itu, juga hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tabanan, I Nyoman Anawa alias Komet, bersama Fungsionaris DPC, Fraksi, PAC se-Kabupaten Tabanan, Caleg baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi Bali.

Made Urip yang biasa dikenal sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya sektor pertanian mampu memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi di Tabanan, dan sangat berkontribusi untuk menjaga kedaulatan pangan. Untuk itu, PDI Perjuangan harus berada di garda terdepan dalam menjaga ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan. Oleh karena itu, DPC PDI Perjuangan Tabanan dan Fraksi PDI Perjuangan mengambil inisiatif untuk memborong hasil buah petani se-Kecamatan Pupuan yang dipusatkan di Desa Belimbing. “Harga buah petani kini anjlok, dan harganya sangat memprihatinkan, terutama buah durian, manggis, wani dan lainnya,” papar Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini, seraya menjelaskan Pasar Gotong Royong ini digelar dalam rangka menyambut panen raya buah, dan sekaligus untuk membantu kesejahteraan para petani. Pasar Gotong Royong ini sejalan dengan kebijakan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Dr.Ir. Wayan Koster, MM., sekaligus melaksanakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali.

Buah lokal Bali yang dijual dalam kegiatan ini, antara lain, mangga, manggis, pepaya, durian, anggur, salak, dan pisang. Mereka yang dihadikan untuk jualan dalam pasar tersebut adalah kelompok petani buah-buahan atau pedagang. Sedangkan yang membeli adalah kader partai dan masyarakat di masing masing kabupaten. Menurutnya, Pasar Gotong Royong ini dilaksanakan untuk membantu petani yang kini sedang musim panen buah, agar penjualan meningkat dengan harga yang pantas. “Sesuai ideologi marhaen, PDI Perjuangan berkomitmen kuat membantu patani buah-buahan. Untuk itulah PDI Perjuangan membantu petani dengan mengajak semua kadernya bersama masyarakat berbelanja, sampai buah lokal Bali yang dijual hari itu habis terjual,” tegas Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional itu.

Diketahui, Kabupaten Tabanan untuk Indeks ketahanan pangan terbaik I di tahun 2022 dengan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) sebesar 92,20 persen atau sebagai lumbung pertanian Provinsi Bali. Perihal pengembangan sektor pertanian ini, mengusung tema pengembangan industri pengolahan berbasis masyarakat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itulah, PDI Perjuangan akan selalu hadir untuk membantu para petani, termasuk nelayan, dan pedagang dalam menyalurkan produksinya. “Kami membantu petani dan pedagang supaya mereka bisa menjual hasil produksinya. Polanya langsung dari produsen bertemu dengan konsumen (penjual dan pembeli, red),” imbuhnya, seraya mengatakan bersama jajaran struktur partai, pejabat eksekutif, termasuk seluruh anggota legislatif di semua tingkatan, juga diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan produk yang berkualitas dengan harga yang sesuai, karena didatangkan langsung dari sumbernya, yakni petani, nelayan, dan usaha kecil.

Di sisi lain, Pasar Gotong Royong ini, juga untuk menunjukkan kepedulian Ganjar-Mahfud (GAMA) terhadap para petani yang sedang mengalami kesulitan, sekaligus untuk menyosialisasikan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang diusung oleh Parpol nomor urut tiga itu. “Kita langsung menyapa masyarakat khususnya petani sebagai bentuk kepedulian kita, seperti yang diharapkan oleh Pak Ganjar bahwa kita harus menyentuh dan menyapa secara intensif masyarakat yang ada di akar rumput,” kata M-U yang juga politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini, seraya mengakui kegiatan yang dilakukan para tim pemenangan bersama relawan GAMA saat ini, terinspirasi dari Ganjar Pranowo dalam meningkatkan sektor pertanian, saat menjabat Gubernur Jawa Tengah selama dua periode. Upaya itu pun berhasil, karena mereka mendapatkan sambutan positif dari petani dan warga yang hadir di lokasi kegiatan. ama/ksm









