Wayan Luwir Turba “Door to Door” Bagikan 3 Ton Beras dan Uang Tunai

Badung, PancarPOS | Sebanyak 3 ton beras termasuk 600 paket Sembako kembali dibagikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Badung, I Wayan Luwir Wiana, S.Sos., Aksi sosial ini, juga sesuai dengan arahan dan instruksi DPP PDI Perjuangan terus dilaksanakan secara konsisten oleh kader banteng moncong putih asal Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung itu. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung tersebut Turba atau turun ke bawah dengan “door to door” menemui masyarakat dari kaum disabilitas, termasuk warga kurang mampu maupun yang isolasi mandiri (Isoman) dan terdampak akibat pandemi Covid-19. Pogram tali kasih ini diawali di kediaman pengusaha pariwisata itu, bertempat di lingkungan Banjar Peminge, Selasa (24/8/2021).

Uniknya, bakti sosial tersebut murni secara mandiri, bahkan Anggota DPRD Badung dua periode ini mengunjungi langsung satu persatu rumah warga bersama tim dan relawan untuk menyerahkan beras dan paket Sembako termasuk tali kasih uang tunai. Namun dipastikan seluruh proses dan prosedur penyerahan bantuan paket Sembako ini, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Karena itu, untuk mencegah kerumunan, bantuan ini didistribusikan oleh koordinator, relawan maupun kepala lingkungan hingga kelian adat di masing-masing wilayah. Pada kesempatan itu, Wayan Luwir sapaan akrabnya menegaskan, selaku wakil rakyat harus tegak lurus terhadap instruksi dan arahan induk partai untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya saat di masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Ditegaskan penyerahan bantuan paket Sembako ini, juga sebagai rangkaian memperingati HUT ke-76 Hari Kemerdekaan RI, sehingga sebagai kader PDI Perjuangan diinstruksikan untuk turut peduli dan berbagi membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 yang tidak bisa ditentukan kapan akan berakhir. “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Karena suasana pandemi, maka kita tetap mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menerapkan prokes yang ketat ketika berada di luar rumah,” ungkap Wayan Luwir, seraya menjelaskan, penanganan Covid-19 sebagai skala prioritas yang dilakukan PDI Perjuangan. Untuk itu, pihaknya sangat mengetahui apa yang dirasakan masyarakat, terutama di Kecamatan Kuta Selatan yang selama ini mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata. Apalagi hampir 2 tahun selama pandemi telah menjadi pukulan telak akibat pariwisata di Bali mati suri.

“Selain kesehatan, dampak ekonomi Kuta Selatan sebagai sentral pariwisata di Badung juga sangat terasa bagi masyarakat. Sehingga hari ini kami melaksanakan tali kasih, berupa program bakti sosial membagikan Sembako melalui masing-masing lingkungan serta Anak Ranting PDI Perjuangan, khususnya di Keluarahan Benoa dan beberapa Relawan Luwir Wiana yang ada di kecamatan Kuta Selatan,” beber mantan Kepala Lingkungan Banjar Peminge itu. Melalui pembagian 3 ton beras dan 600 paket Sembako ini, Wayan Luwir juga menyadari tidak akan mampu memuaskan seluruh masyarakat yang terdampak pandemi, namun setidaknya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. “Jadi sebelumnya kami mohon maaf tidak dapat memuaskan semua, namun kami akan melakukan bakti sosial pembagian Sembako secara bertahap. Astungkara, bantuan seperti ini akan kita lakukan di Mumbul dan Jimbaran pada minggu ke dua, semoga covid-19 segera berlalu,” tutup Wayan Luwir. tim/ama/ksm









