Astra Motor Bali Genjot SDM Otomotif Bali Timur, SMK Negeri 1 Amlapura Diguyur Honda Vario 125

Karangasem, PancarPOS | Astra Motor Bali kembali mempertegas keseriusannya membangun sumber daya manusia otomotif di Bali. Kali ini, dukungan nyata diberikan kepada SMK Negeri 1 Amlapura melalui donasi satu unit Honda Vario 125 sebagai sarana praktik siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Penyerahan unit yang berlangsung Senin (11/5/2026) di halaman sekolah tersebut menjadi bentuk apresiasi Astra Motor Bali atas keberhasilan SMK Negeri 1 Amlapura meningkatkan grade Tempat Uji Kompetensi (TUK) menjadi kategori A+, level tertinggi dalam standar pengujian kompetensi pendidikan vokasi.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa persaingan industri otomotif tidak lagi hanya bertumpu pada penjualan kendaraan, tetapi juga pada perebutan kualitas SDM teknis yang siap kerja dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan modern.
Region Head Astra Motor Bali, Darma Wijaya, menegaskan bahwa peningkatan grade TUK menjadi A+ merupakan pencapaian penting yang menunjukkan kualitas pendidikan vokasi di Bali Timur terus mengalami kemajuan signifikan.

“Ini adalah prestasi luar biasa. Artinya sekolah sudah memiliki kesiapan yang sangat baik dalam mencetak teknisi andal sesuai kebutuhan industri. Melalui donasi Honda Vario 125 ini, kami ingin siswa terbiasa menangani teknologi sepeda motor terkini agar kompetensinya benar-benar relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.
Motor yang disumbangkan menggunakan teknologi enhanced Smart Power (eSP), teknologi modern yang kini menjadi standar pada sepeda motor Honda generasi terbaru. Kehadiran unit tersebut dinilai penting agar siswa tidak tertinggal dalam memahami perkembangan sistem injeksi, efisiensi mesin, serta teknologi otomotif masa kini yang terus berkembang cepat.
Program ini merupakan bagian dari gerakan “Sinergi Bagi Negeri”, sebuah program pembinaan berkelanjutan Astra Honda terhadap pendidikan vokasi di Indonesia. Fokus utamanya adalah menciptakan link and match nyata antara sekolah dan kebutuhan industri.
SMK Negeri 1 Amlapura sendiri bukan sekolah baru dalam ekosistem binaan Honda. Sekolah yang berlokasi di Jalan Veteran, Padangkerta, Karangasem itu telah menjadi bagian dari jaringan SMK binaan PT Astra Honda Motor sejak tahun 2015.
Hasil kolaborasi tersebut mulai terlihat nyata. Lulusan sekolah ini kini tersebar di berbagai jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS di Bali, mulai dari Astra Motor Teuku Umar, Astra Karangasem, Astra Batubulan hingga Cemerlang Motor. Bahkan, beberapa lulusan berhasil menembus program magang industri di Jepang.

Fakta ini memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi yang terkoneksi langsung dengan industri memiliki peluang lebih besar dalam menciptakan lulusan siap kerja dibanding model pendidikan konvensional yang hanya berorientasi teori.
Selain donasi unit terbaru, Astra Motor Bali sebelumnya juga telah melengkapi laboratorium praktikum sekolah dengan berbagai unit sepeda motor Honda seperti Honda Verza injeksi, Honda Scoopy, hingga Honda CB150R. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan special tools, tachometer pocket, dan manajemen tool rack yang digunakan siswa dalam praktik harian.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Negeri 1 Amlapura, I Gede Suberatha, mengapresiasi konsistensi pembinaan yang diberikan Astra Motor Bali selama ini.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan. Bantuan Honda Vario 125 ini sangat penting agar siswa terbiasa menangani motor matic dengan teknologi terbaru. Kami berharap siswa tidak hanya siap menjadi tenaga profesional, tetapi juga mampu berkembang menjadi entrepreneur muda di bidang otomotif,” katanya.

Saat ini, SMK Negeri 1 Amlapura menjadi satu dari sembilan SMK binaan Astra Motor Bali yang menerapkan kurikulum TBSM Honda di Bali. Jaringan sekolah tersebut tersebar di berbagai kabupaten mulai dari Denpasar, Badung, Klungkung, Karangasem, Jembrana hingga Buleleng.
Program pembinaan ini sekaligus menjadi strategi pemerataan kualitas SDM teknik otomotif di Bali agar tidak terpusat di perkotaan saja. Dengan dukungan fasilitas dan kurikulum industri yang merata, peluang lahirnya teknisi muda berkualitas dari daerah pun semakin terbuka.
Di tengah pesatnya perkembangan kendaraan modern, kebutuhan tenaga teknis yang kompeten dipastikan akan terus meningkat. Astra Motor Bali tampaknya membaca momentum itu lebih awal: membangun pasar otomotif masa depan tidak cukup hanya menjual motor, tetapi juga mencetak manusia-manusia yang mampu merawat dan mengembangkan teknologinya. uni/ama









