Daerah

Motif Belum Diketahui, Dicari Sumber Patung Misterius di Kawasan Pura Pasar Agung

Karangasem, PancarPOS | Setelah diketahui munculnya tiga patung misterius di kawasan Pura Pasar Agung, Karangasem, Ketua MDA Kecamatan Selat dengan Ketua PHDI Kecamatan Selat beserta Bendesa Adat Sogra langsung menggelar paruman alit pada Selasa 25 Januari 2022.

Pada kesempatan itu, Jero Bendesa Adat Sogra, I Wayan Sukra mengaku tidak tahu bagaimana awalnya ada oknum yang berani melakukan pemasanagan patung berwujud menyerupai Palinggih Dewa Siwa, Nandini dan Dewi Laksmi yang dibeton di kawasan suci Telaga Mas.

Insert foto: Paruman alit pada Selasa 25 Januari 2022.

Penyampaian Jero Bendasa Adat Sogra tidak mengetahui pemasangan patung tersebut, karena hanya mengatahui lewat WAG (WhatsApp Group) yang kemudian menjelaskan bahwa kawasan Telaga Mas bukan wilayah teritorial Desa Adat Sogra. Batasan Desa Adat Sogra sisi kaler wana (hutan) duen pemerintah, sisi kangin Tukad Panglan, sisi kauh Tukad Lenggung dan sisi kelod Sebudi.

“Telaga Mas merupakan kawasan suci dan kawasan hutan lindung dimiliki oleh pemerintah (negara, red) di luar kawasan Desa Adat Sogra. Tetapi masih wilayah kawasan Pura Pasar Agung,” paparnya. Terkait patung misterius tersebut, Ketua MDA Kecamatan Selat, I Komang Sujana akan mencari sumber atau pelaku yang memasang patung tersebut.

1th#ik-18/1/2022

Tujuannya untuk mengetahui apa motif dan tujuan pemasangan patung yang tidak mengikuti dresta Hindu Bali ini. “Dari mana dan mengapa tidak meminta ijin kepada pengempon pura?,” katanya. Di sisi lain, Ketua PHDI Kecamatan Selat, I Wayan Sudana menegaskan patung tersebut tidak sesuai dengan pakem dresta Bali dan deresta setempat. Namun bagaimana kelanjutan patung tersebut untuk tetap menjaga kesucian areal tersebut, akan diserahkan ke pengempon Pura Pasar Agung dan Bendesa Adat Sogra.

Bersambung…

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button