Bank BPD Bali Siapkan “Amunisi” KUR Rp914 Miliar, Bangkitkan Ekonomi Tahun 2022

Denpasar, PancarPOS | PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) membuka awal tahun 2022 dengan menyiapkan “amunisi” Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai yang sangat fantastis. Hal itu tercatat, saat Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Iskandar Simorangkir, S.E., MA., menandatangani kenaikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BPD Bali di tahun 2022 tertanggal 31 Desember 2021. Kenaikan KUR sebesar 10 persen dibadingkan tahun sebelumnya, bank berplat merah daerah Bali itu berhak menyalurkan KUR sekitar Rp914 miliar atau jika dirinci sebesar Rp914.187.500.000 di tahun 2022 dari sebelumnya Rp 820.403.500.000 di tahun 2021.

“Naik 10 persen. Rinciannya KUR Super Mikro Rp 11.371.500.000, KUR Mikro Rp 141.862.000.000, dan KUR Kecil Rp 760.954.000.000,” rinci Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, SH., MH., saat ditemui Selasa (11/1/2022) sore, sembari menegaskan seluruh cabang Bank BPD Bali se-Bali antusias merespons kenaikan KUR ini untuk ikut menggerakan kebangkitan ekonomi di Bali. Atas kenaikan nominal KUR tersebut, direksi bank kelahiran Ungasan, 9 Agustus 1972 itu, berharap kondisi kesehatan masyarakat Bali tetap stabil di masa pandemi Covid-19. Jumlah kasus positif harian tetap 1 digit sehingga geliat ekonomi meningkat.

“Semoga proyek-proyek, khususnya di bidang infrastruktur, baik yang dibiayai oleh BUMN, BUMD, dan pihak swasta yang kini sedang masif bisa mendorong perekonomian daerah. Upaya pemerintah menghadirkan RS internasional juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan internasional kembali datang ke Bali. Pariwisata kesehatan saya pikir akan menjadi solusi jangka panjang ke depan,” tutup Sudharma yang meniti karier di PT. Bank Pembangunan Daerah Bali sejak tahun 1997. sur/ama/ksm









