Politik dan Sosial Budaya

Gus Adhi Lestarikan Budaya Penampahan Pupuk Rasa Persaudaraan


Badung, PancarPOS | Menjelang Hari Raya Kuningan, biasanya masyarakat Hindu khususnya di Bali melakukan penampahan mengartikan kata “nampah” yaitu sembelih karena pada Kamis (22/4/2021) umat Hindu Bali banyak menyembelih babi atau simbol dari kemalasan untuk dipakai sesaji lawar dan sate untuk dipersembahkan kepada sang kala tiga amangkurat. Menurut Anak Agung Adhi Mahendara Putra, SH., MH., yang menjabat sebagai Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar penampahan merupakan sebagai pelestarian budaya dan memupuk rasa persaudaran umat Hindu di Bali sebagai implementasi dari Tat Wam Asi dan Tri Hita Karana.

1bl#ik-15/4/2021

Lebih lanjut Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa dengan Gus Adhi mengatakan, penampahan sangat kental filosopinya bahkan dirinya memaknai penampahan merupakan memberikan sedekah untuk berbagi, guna menjalankan upacara keagaamaan Hari Raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu (24/4/2021). “Didalam perayaan Kuningan merupakan, sebagai perwujudan syukur umat Hindu di Bali kepada para leluhurnya, karena kita sudah diberikan jalan yang baik untuk berbuat dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

1th#ik-16/4/2021

Ditambahkannya Gus Adhi, Penampahan merupakan bagian dari Tri Kaya Parisudha serta Tri Hita Karana sebagai hakikat hidup yang harus dilaksanakan, sebagai bingkai kehidupan didalam melaksanakan kebudayaan Hindu Bali. “Mudah-mudahan budaya ini yaitu penampahan bisa dilestarikan, dan bisa kita laksanakan secara turun temurun,” pungkasnya. tra/ama

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close