Ekonomi dan Bisnis

Junglegold Bali Sabet 4 Penghargaan Internasional, Produk Coklat Lokal Tembus Pasar Dunia


Denpasar, PancarPOS | Junglegold Bali sebagai produk coklat asli lokal Bali telah diakui telah menembus pasar dunia. Bahkan, Jungle Gold Bali berhasil menyabet 4 penghargaan internasional dengan 3 trophy award terbaik di penghujung tahun 2023. Penghargaan diraih dalam kategori Gourmet Argent Bali Oatmilk Junglegold Bali, Gourmet Bronze Bali Creamy Junglegold, dan Gourmet Bronze Bali 80% Cacao Junglegold Bali yang diselenggarakan di Paris, Prancis. Junglegold sendiri merupakan produk coklat tanpa memakai bahan hewani dan berkonsepkan Tri Hita Karana, berbisnis tanpa merusak alam dengan hasil coklat berkualitas premium.

1bl#ik-092.15/12/2023

Kesuksesan itu, berawal dari kisah panjang Co-Founder & CEO Junglegold Bali, Tobias Garrit yang mengaku sangat tertarik berbisnis coklat, karena melihat Belgia dan Swiss yang tidak memiliki kebun cacao, namun sangat terkenal dengan coklat premiumnya. Maka dari itu dirinya bersama istrinya, salah satu Anggota DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I GAA Inda Trimafo Yudha yang asli kelahiran Desa Carangsari, Petang, Badung bertekad mengelola biji coklat lokal untuk menjadi produk coklat premium. Ternyata jerih payahnya selama 13 tahun bergelut pada dunia coklat dengan produk Junglegold Bali berhasil menyabet empat penghargaan, dengan 3 di antaranya mendapatkan trophy award terbaik.

1bl#ik-091.15/12/2023

“Kita meraih penghargaan kategori Gourmet Argent Bali Oatmilk Junglegold Bali, Gourmet Bronze Bali Creamy Junglegold, Gourmet Bronze Bali 80% Cacao Junglegold Bali,” bebernya, seraya menjelaskan penghargaan tersebut menunjukan kualitas biji coklat di Bali dan Indonesia serta produksinya dan petani lokal mampu bersaing di dunia internasional. Bahkan rasa dan kualitasnya juga bersaing di dunia internasional. ā€œSaya sangat bangga sekali coklat Indonesia bisa mendunia dan rasanya lebih enak dari coklat-coklat negara lain. Dan terbukti Junglegold Bali berhasil meraih 3 penghargaan berkualitas dunia, dan saya sangat bangga sekali dengan produk lokal yang bisa bersaing di dunia internasional,ā€ ungkapnya, saat ditemui di Denpasar, pada Senin (18/12/2023).

1th#ik-072.21/8/2023

Untuk itulah, Tobias Garrit mendorong para petani cacao atau coklat di Bali harus bangga dengan hasil kualitas hasil panennya, karena produk coklat lokal Indonesia rasanya mampu mengalahkan kualitas internasional. Hanya saja, para petani cacao harus bisa mengolah produknya untuk menjadi kualitas biji cacao permium, baik itu dalam penanganan pencucian biji hingga hasil proses penjemuran. Sebab di Indonesia dan Bali sendiri pohon cacao bisa tumbuh sangat baik, dan hanya tinggal penanganan tumbuhan dan hasil panen saja. Diakui Tobias Garrit produkJunglegold Bali tidak memakai bahan hewani, dan susu yang dipadukan untuk coklat Junglegold Bali menggunakan santan. Artinya produk coklat Junglegold Bali sangat ramah lingkungan.

[democracy id=”3″]

ā€œProduk Junglegold Bali ikut menekan emisi juga, sebab kita sangat memperhitungkan proses kesimbangan alam dan menjadi dasar pada kesimbangan perusahaan kita juga. Keuntungan perusahaan juga merupakan keuntungan para petani cacao dan konsep ini kita pakai dengan berlandaskan Tri Hita Karana,ā€ ungkap Tobias Garrit, sekaligus menambahkan, selama menggolah biji cacao lokal, pada berprinsip para petani harus bangga menjadi petani cacao bersama perusahaan harus maju bersama. Bahkan sistem packaging Junglegold Bali sendiri juga menerapkan design lokal dengan berinspirasi pada lukisan kamasan Klungkung yang melibatkan para pelukis lokal.

[democracy id=”4″]

ā€œDesign packaging kami terinpirasi pada Wayang Kamasan Klungkung, dan kita menerapkan lukisan Kamasan Modern pada packaging kami dengan melibatkan para seniman lokal kita,ā€ tutupnya. tra/ama/kel


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button