Tabanan, PancarPOS | Lompatan kinerja UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Badung atau Samsat Badung pada Triwulan I Tahun 2026 tidak hanya tercermin dari angka, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat yang semakin menguat terhadap kualitas pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Kepala UPTD Samsat Badung, Ketut Sadar, capaian Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 95,08 dengan kategori sangat baik, sekaligus menegaskan posisi Samsat Badung sebagai yang terbaik di Bali.
Capaian ini disampaikan langsung oleh Ketut Sadar pada Kamis, 2 April 2026. Ia yang juga dikenal dengan sebutan Jro Gede Pacung menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan representasi nyata dari kepuasan masyarakat atas layanan yang semakin cepat, efisien, dan profesional.
Menurutnya, layanan super cepat yang diterapkan di Samsat Badung menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Transformasi yang dilakukan tidak hanya menyentuh sistem, tetapi juga pola pikir dan budaya kerja seluruh pegawai agar benar benar berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia menyebut capaian ini sebagai bentuk sujud bakti, baik kepada alam maupun kepada Ida Betara atas hasil yang diraih pada Triwulan I Tahun 2026. Bagi Ketut Sadar, keberhasilan ini tidak terlepas dari keseimbangan antara kerja nyata dan kekuatan spiritual yang diyakini menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pelayanan publik di Bali.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim Samsat Badung yang bekerja dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi. Tidak ada capaian besar tanpa soliditas tim dan dukungan masyarakat yang kuat.
Selain capaian IKM, Samsat Badung juga mencatatkan prestasi membanggakan dalam realisasi Pajak Kendaraan Bermotor. Hingga 31 Maret 2026 atau akhir Triwulan I, Samsat Badung berhasil mencapai 23,09 persen dari target 20 persen, menjadikannya sebagai capaian tertinggi di antara seluruh UPT Samsat se Bali.
Capaian ini menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran masyarakat Badung dalam memenuhi kewajiban pajak. Ketut Sadar menilai bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang berjalan dengan sangat baik.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi tingginya kepada seluruh krama Badung yang telah berkontribusi dalam capaian tersebut. Menurutnya, masyarakat Badung adalah masyarakat hebat yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kewajiban serta peran dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih yang setinggi tingginya kami sampaikan kepada seluruh krama Badung hebat. Ini adalah keberhasilan bersama dan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat menghasilkan capaian yang luar biasa,” ujar Ketut Sadar.
Dari sisi survei kepuasan masyarakat, jumlah responden tercatat sebanyak 384 orang dengan komposisi 225 laki laki dan 159 perempuan. Berdasarkan tingkat pendidikan, mayoritas responden merupakan lulusan S1 sebanyak 190 orang, disusul SMA 156 orang, D3 sebanyak 23 orang, SMP 8 orang, dan SD 1 orang.
Sementara dari sisi pekerjaan, responden didominasi oleh sektor swasta sebanyak 131 orang, PNS 129 orang, wiraswasta 113 orang, serta TNI Polri 11 orang. Komposisi ini menunjukkan bahwa penilaian terhadap pelayanan Samsat Badung berasal dari berbagai lapisan masyarakat.

Dengan capaian IKM 95,08, hampir seluruh aspek pelayanan dinilai telah memenuhi bahkan melampaui ekspektasi masyarakat. Mulai dari kecepatan pelayanan, kejelasan prosedur, transparansi biaya, hingga keramahan petugas menjadi faktor utama yang mendorong tingginya tingkat kepuasan.
Namun demikian, Ketut Sadar menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Ia menyadari bahwa ekspektasi masyarakat akan terus berkembang, sehingga inovasi dan perbaikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian tersebut, secara niskala seluruh jajaran Samsat Badung melaksanakan tangkil sujud bakti pada hari suci Purnama. Kegiatan ini dilakukan di Pura Luhur Pucak Besi Kalung di Kecamatan Penebel dan Pura Luhur Pucak Padangdawa di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim Samsat Badung dengan penuh kekompakan dan semangat kebersamaan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas serta nilai nilai spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Dalam perspektif budaya Bali, keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian material, tetapi juga dari keseimbangan antara sekala dan niskala. Oleh karena itu, langkah yang dilakukan Samsat Badung dinilai sebagai bentuk implementasi nyata nilai kearifan lokal dalam tata kelola pemerintahan.
Ke depan, Samsat Badung berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih. Fokus utama akan tetap pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sistem berbasis teknologi, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kepatuhan pajak.
Capaian IKM 95,08 dan realisasi PKB tertinggi se Bali, Samsat Badung kini tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Badung, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada masyarakat dapat diwujudkan secara konsisten. tim/ama/ksm/kel


