Ekonomi dan Bisnis

Gubernur Koster Tekankan Penguatan BPD Bali untuk Jaga Keberlanjutan Ekonomi Daerah


Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya penguatan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) sebagai instrumen strategis dalam menjaga keberlanjutan perekonomian daerah dan stabilitas keuangan Bali di tengah dinamika ekonomi nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memberikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah Bali dalam Rapat Paripurna ke-21 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (14/1).

Menurut Koster, konsolidasi industri perbankan nasional berbasis Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) menuntut bank daerah untuk memiliki struktur permodalan yang semakin kuat. Tanpa penguatan modal, bank pembangunan daerah berpotensi tertinggal dan kehilangan daya saing di tengah persaingan industri jasa keuangan yang semakin ketat.

Ia menegaskan bahwa penguatan permodalan BPD Bali bukan sekadar keputusan bisnis, melainkan kebijakan strategis pemerintah daerah untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap bank daerah. Dalam konteks Bali, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyalurkan pembiayaan pembangunan dan menjaga perputaran ekonomi lokal.

Koster juga menyampaikan bahwa kinerja BPD Bali hingga saat ini menunjukkan kondisi yang sehat, ditandai dengan tingkat profitabilitas yang baik, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang relatif stabil. Dengan kondisi tersebut, bank daerah dinilai memiliki fondasi yang kuat untuk terus dikembangkan.

Penguatan BPD Bali, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong perluasan pembiayaan sektor produktif, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali. Selain itu, BPD Bali juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan keuangan kepada pemerintah daerah serta masyarakat luas.

Gubernur Koster menekankan bahwa keberadaan bank daerah yang kuat dan sehat merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kemandirian ekonomi Bali. Oleh karena itu, kebijakan penguatan permodalan BPD Bali harus dipandang sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. mas/ama/*


Back to top button