Ekonomi dan Bisnis

Putri Koster Dorong UMKM Lewat Pasar Rakyat TP PKK Bali, Ratusan Paket Sembako Dibagikan untuk Warga Jembrana


Jembrana, PancarPOS | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali yang dipadukan dengan aksi sosial berbagi kepada masyarakat di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat “Berbelanja dan Berbagi” itu melibatkan 115 pelaku UMKM lokal yang memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan, hasil pertanian, peternakan, kelautan, perkebunan, kain tenun, hingga aneka kuliner khas daerah.

Tidak hanya menjadi ajang promosi dan pemasaran produk lokal, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa 100 paket sembako dan 200 tas belanja kepada masyarakat yang membutuhkan.

Setiap paket sembako berisi 20 kilogram beras, dua krat telur, serta satu liter minyak tanusan. Sementara 200 tas belanja merupakan hasil belanja pengurus TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten se-Bali dari produk-produk UMKM yang kemudian diserahkan kepada warga.

Putri Koster mengatakan konsep Pasar Rakyat tidak hanya bertujuan meningkatkan transaksi pelaku UMKM, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui gerakan berbagi.

“Ketua dan pengurus TP PKK se-Bali tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga ikut berbelanja dan membagikan belanjaannya kepada warga yang berhak di kabupaten yang dikunjungi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan secara nyata program yang sedang kita kerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, program Berbelanja dan Berbagi dilaksanakan secara rutin setiap bulan secara bergiliran di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Melalui pola tersebut, setiap daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Ia berharap seluruh jajaran TP PKK di Bali terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan UMKM.

“Ketika ibu-ibu bergerak, maka satu kepak sayap bergerak mengimbangi pergerakan sayap satunya lagi, yaitu bupati, sehingga mampu bergerak beriringan, seimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Putri Koster juga mengajak seluruh TP PKK kabupaten/kota untuk terus mengembangkan seni dan budaya lokal sebagai bagian dari penguatan identitas daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Ia mengusulkan agar setiap kabupaten memiliki lomba khas yang mengangkat seni tradisional daerah masing-masing sehingga mampu menarik minat wisatawan sekaligus melestarikan budaya.

“Ke depan, masing-masing kabupaten saya harap menyiapkan ciri khas seni yang dimiliki untuk dilombakan. Misalnya, Kabupaten Jembrana melombakan tari makepung dengan diiringi musik jegog, dengan maksud ikut mengembangkan kesenian lokal, pariwisata, dan daya tarik destinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang menjalani pengobatan, khususnya anak-anak maupun warga yang menderita penyakit kronis dan dirawat di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) Denpasar.

Ia meminta TP PKK kabupaten/kota membantu memfasilitasi kebutuhan akomodasi maupun konsumsi keluarga pasien sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terbebani persoalan biaya selama mendampingi anggota keluarganya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jembrana sebagai lokasi penyelenggaraan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pemasaran produk-produk UMKM lokal sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pasar Rakyat hari ini dilaksanakan pukul 06.00 hingga 18.00 WITA dengan menghadirkan berbagai produk kerajinan, pertanian, peternakan, kelautan, perkebunan, tenun, dan kuliner. Dengan Pasar Rakyat ini, pelaku UMKM terbantu dari sisi pemasaran sehingga turut mendorong perputaran ekonomi kerakyatan di Jembrana,” katanya.

Secara keseluruhan, bantuan sosial yang disalurkan dalam kegiatan tersebut meliputi 2.000 kilogram beras, 200 krat atau sekitar 6.000 butir telur, serta 100 liter minyak tanusan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan TP PKK Provinsi Bali.

Melalui Pasar Rakyat dan gerakan Berbelanja dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali tidak hanya mendorong peningkatan daya saing UMKM lokal, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga roda perekonomian daerah dapat terus bergerak seiring dengan meningkatnya kepedulian sosial. mas/ama/*


Back to top button