Nasional

Sekda Bali Pimpin Renungan Suci, Kenang Jasa 805 Pejuang di TMP Pancaka Tirta


Denpasar, PancarPOS | Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, saat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) tengah malam.

Apel dimulai tepat pukul 24.00 WITA dan berlangsung hingga dini hari, Senin (17/8/2026). Prosesi diawali dengan penyalaan obor dan pemadaman lampu di kawasan TMP Pancaka Tirta.

Dalam suasana hening, seluruh peserta mengikuti pembacaan renungan suci dan doa untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dewa Made Indra dalam amanatnya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengorbanan, keikhlasan dan dedikasi mereka bagi bangsa dan negara.

“Para pahlawan telah berjuang dengan ikhlas dan suci demi kemerdekaan bangsa dan negara serta masa depan generasi penerus,” ujar Dewa Made Indra saat membacakan teks renungan suci.

Ia juga mengajak seluruh generasi penerus untuk menjadikan perjuangan para pahlawan sebagai teladan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian demi perjuangan untuk kebahagiaan negara dan bangsa, kami bersumpah dan berjanji perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami pula,” ucapnya.

805 Pejuang Dimakamkan

TMP Pancaka Tirta memiliki catatan sejarah penting dalam perjalanan perjuangan bangsa di Bali. Sebanyak 805 pejuang tercatat dimakamkan di tempat tersebut.

Mereka terdiri atas 196 pejuang TNI dan Polri, 601 pejuang rakyat, serta delapan pahlawan yang tidak dikenal identitasnya.

Angka tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini tidak diperoleh secara cuma-cuma. Ada pengorbanan jiwa, tenaga dan kehidupan yang dipertaruhkan para pejuang demi mempertahankan kemerdekaan.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan pembacaan doa.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam prosesi tersebut, antara lain Wakil Ketua DPRD Bali, Wakapolda Bali, Kasdam IX/Udayana, Wakajati Bali, perwakilan Pengadilan Tinggi, Wakil Bupati Tabanan, para perwira menengah TNI/Polri serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.

Renungan suci tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali menundukkan kepala, mengenang jasa para pejuang dan meneguhkan tekad meneruskan perjuangan melalui pengabdian nyata.

Kemerdekaan, sebagaimana dimaknai dalam renungan tersebut, bukanlah garis akhir perjuangan. Generasi penerus memiliki tanggung jawab menjaga persatuan, mengisi pembangunan dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. mas/ama/*


Back to top button