Komunitas Art Times Raih Jayanti 1 Lomba Baleganjur Ogoh-ogoh Virtual Saptana Jagaraga

Gianyar, PancarPOS | Dalam perelatan seni Pada hari ini Minggu, tanggal 20 Februari 2022 telah dilaksanakan Penilaian Lomba Baleganjur Ogoh-ogoh Virtual Serangkaian menyambut hari raya nyepi tahun Caka 1944 Komunitas Seni Saptana Jagaraga Singapadu bersama Arys Mikro hingga Komunitas Art Times raih Jayanti 1 dengan mengusung tema Bhuta Kilang Kilung.

Dari 17 peserta Lomba Baleganjur ogoh-ogoh Komunitas Art Times berasil meraih point nilai 249. Yang jelas perolehan juara di seleksi dengan ketat oleh para dewan juri, adapun nama juri dari lomba Beleganjur Ogoh-Ogoh Virtual Putu Tiodore Adi Bawa, S.Sn., M.Sn, I Wayan Darya, S.Sn., M.Ag dan I Ketut Gede Rudita, S.Sn., M.Sim
Komunitas Art Times yang berasil menyabet juara 1 ini di composeri oleh seniman muda I Wayan Eris Stiawan yang bermarkas di banjar Tunon Singekerta Ubud ini berasil menunjukan karya yang begitu apik lewat kontek garapan penggambaran terhadap salah satu sosok Bhuta Kala di coba disimbolisasi lewat permainan ritme, melodi, tempo dan dinamika sehingga menjadi satu garapan komposisi beleganjur yang untuh.

“Ngih tiang Eris dari Komunitas Art Times garapan yang kita suguhkan disini mengambil tema bhuta kilang kilung, kami berusaha untuk menampilkan suatu garapan yang bisa di terima masyarakat dan enak di dengar dan bisa melantunkan nada yang bersinambungan dengan karakter ogoh-ogoh dan sesuai dengan bentuk konsep garapan yang sudah di berikan oleh panitia yaitu prosesi, pasupati, prosesi pejalan dan pengarakan. Terimakasih atas terselenggaranya ivent dari Komunitas Saptana Jagaraga jadi nya kami ada wadah untuk berkarya. Ujar Eris komporser yang penuh senyum ini, saat di temui seusai pengumunan pemenang di Arys Mikro Singapadu.
“Peringkat juara 2 yaitu Sekaa Gong Panca Yowana Kanti meraih point nilai 242, sekaa yang beralamat Pura Dalem Penataran Sumerta, Jalan meduri nomer 40 Sumerta denpasar mengangkat Tema Wayabya yang di komposeri oleh I Made Dwijarsana. Peringkat Juara 3 STT. Eka Dharma Cita meraih point nilai 241, STT yang beralamat Banjar Dinas Seribupati, Desa Cau Belayu kecamatan Marga, Badung mengangkat Tema Belang Singa yang dikomposeri oleh Putu Purwangsa Nagara,S.Sn. dan I Kadek Agus Pusaka Adiputra, S.Sn. Harapan 1 diraih Budaya Gita Swara point nilai 232, Harapan 2 diraih Komunitas Kampa Katara poin nilai 231 dan Harapan 3 diraih STT.Taruna Karya point nilai 230”. Ujar I Wayan Darya selaku juri pada ivent lomba beleganjur ogoh-ogoh.

“Bentuk konsep garapan yang sudah di berikan oleh panitia yaitu prosesi, pasupati, prosesi pejalan, pengarakan dan igel ogoh-ogo, nah di harapakan para komposer berpijaknya kearah sana karena sudah di konsepkan dari panitia seperti itu, kenyataannya tadi masih banyak yang tidak memikirkan hal itu, lebih memikirkan ke karakteristik ogoh-ogoh, terlebih lagi ada yang mengangkat sebuah cerita, terjebaknya disana mengulas detiel ke bentuk pisik ogoh-ogoh, kalau sudah mengacu ke konsep pasti akan terbentuk dengan baik komposisinya. Ujar Putu Tiodore selaku juri.
Kebebasan untuk mengunakan instrument tambahan Cuma, tidak di manfaatkan oleh-oleh kompeser pada karyanya, tetapi kami lihat dan denger hanya sebatas pelengkap saja, kenapa tidak di eksplor kenapa tidak di fungsikan dan di manfaatkan untuk unsur musikalitas, emang sudah di olah disana, tapi kenapa tidak ada warna, warna yang berbeda pada garapan itu makanya harus ada keberanian dari composer dalam penambahan alat itu. Imbuh Ketut Gede Rudita,selaku juri pada pergelaran lomba beleganjur ogoh-ogoh virtual.

Terimaksih kepada semua pihak yang membantu acara ini dan peserta yang udah antosias sekali untuk mengikuti ajang perlombaan ini serta sponsor, penghargaan , Tropi dan hadiah pemenang akan di serahkan oleh bapak Bupati gianyar setelah kondusipnya situasi pandemi yang kini masih PPKM dan juara favorit dengan jumlah like instragram terbanyak akan dibuka waktu dua minggu untuk nanti di umukan setelah hari raya Nyepi, ujar ketua panitia Kadek Rudi Astawa. mas/ama









