Daerah

Gelar Bhakti Sosial, PIPELJK Bali Gedor Desa Terunyan


Bangli, PancarPOS | Persatuan Istri Pegawai Lembaga Jasa Keuangan (PIPELJK) Wilayah Bali menggedor Desa Terunyan untuk menggelar kembali kegiatan bhakti sosial guna membantu warga yang terkena dampak gempa bumi dengan magnitudo M4.8 yang mengguncang Bali pada Sabtu (16/10/2021) pukul 03.18 WITA. Kegiatan dengan tema “Bhakti Sosial dan Peduli PIPELJK Bali” kali ini, dipusatkan di Dermaga Desa Kedisan, Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (12/11/2021) pagi, sekaligus menyerahkan bantuan uang tunai untuk korban longsor yang menimpa beberapa rumah warga di Desa Terunyan. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PIPELJK Wilayah Bali Ny. Desi Giri Tribroto bersama Ketua Ikatan Istri (Tantri) Karyawan Bank BPD Bali, Ny. Wayan Soni Sudharma, beserta anggota PIPELJK lainnya, selain Bank BPD Bali, juga hadir dari BRI, Danamon, dan Panin Bank. Seluruh bantuan diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Terunyan I Wayan Arjana dengan perwakilan salah satu keluarga korban meninggal dunia, I Nengah Tambun.

1bl#ik-5/11/2021

Pada kesempatan itu, Ketua PIPELJK Wilayah Bali Ny. Desi Giri Tribroto, sebelumnya juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan, sehingga semua pihak bisa diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Dikatakan, Bhakti sosial ini merupakan bhakti sosial rutin dan bhakti sosial kerohanian Hindu dari Persatuan Istri Pegawai Lembaga Jasa Keuangan (PIPELJK) Bali dengan memberikan bantuan dana sosial kepada warga yang menjadi korban akibat bencana alam di Desa Terunyan dalam bentuk uang tunai. “Semoga bakti sosial yang dilakukan ini dapat meringankan beban dan menjadi berkat bagi semeton Bali di Desa Terunyan wilayah Kintamani. Sekali lagi matur suksma sudah menyempatkan hadir dalam pertemuan bhakti sosial kita di pagi ini. Semoga kita semua senantiasa sehat dan tetap semangat,” kata Istri Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra, Giri Tribroto ini, seraya menyebutkan bantuan uang tunai ini bisa digunakan untuk membantu membeli material bangunan warga yang terdampak gempa bumi. “Total bantuan yang diberikan sebesar Rp10 juta, yang akan dibagi untuk membantu membangun rumah warga desa terdampak di Desa Terunyan dan sisanya Rp2 juta untuk dua warga yang menjadi korban meninggal dunia,” imbuh Ketua Tantri Karyawan Bank BPD Bali, Ny. Wayan Soni Sudharma.

1bl#ik-6/11/2021

Istri Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman sudharma, SH., MH., ini, juga mengakui aksi sosial PIPELJK Bali tersebut untuk memberikan bantuan berupa dana yang akan direalisasikan kepada warga yang terkena dampak tanah longsor, akibat bencana gempa bumi di Desa Terunyan. Pihaknya juga memberikan support dan doa yang terbaik kepada warga Desa Terunyan, sehingga diharapkan bantuan yang diterima bisa bermanfaat. “Semoga kegiatan Bhakti Sosial ini memberikan manfaat bagi penerima bantuan dan membawa berkah bagi kita semua,” harapnya. Di sisi lain, Kepala Desa Terunyan I Wayan Arjana menegaskan bantuan yang diberikan PIPELJK Bali sangat bermanfaat, khususnya bagi warga yang menjadi korban terdampak gempa dan tanah longsor di Desa Terunyan. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami dan mudah-mudahan berkat bantuan dari ibu direktur dan ibu-ibu perbankan yang sudah berpartisipasi membantu bisa meringankan beban masyarakat kami yang terkena bencana kemarin,” katanya, sembari berharap musibah tersebut tidak terulang kembali, karena warganya memang sudah secara turun temurun tinggal di bawah bukit yang sempat longsor tersebut. Untuk itulah, pihaknya berharap agar PIPELJK Bali ataupun pihak lainnya bisa memberikan bantuan alat transportasi air, berupa sampan atau perahu untuk memudahkan evakuasi warga jika terjadi bencana tanah longsor.

1bl#ik-6/11/2021

“Karena sekarang hanya ada satu sampan saja. Kita masih kekurangan untuk mempercepat mengevakuasi warga yang kena bencana. Kalau bantuan dalam bentuk lain selama ini sudah cukup untuk warga kami. Apalagi akses jalan sudah bisa dibuka kembali, sehingga ekonomi masyarakat sudah bisa jalan sedikit demi sedikit,” tutupnya. Sementara itu, salah satu keluarga korban I Nengah Tambun, juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran PIPELJK Bali yang sudah membantu mengurangi beban keluarga yang menjadi korban bencana. “Kami tidak melihat nilainya, tapi ketulusan dari bantuan ini sudah dirasakan sangat berguna bagi keluarga kami. Dan semoga yang di Atas bisa membalas kebaikan ibu-ibu ini,” tandasnya. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close