Nasional

Nyepi di Badung Mundur 30 Menit, Non-Hindu Dihimbau Hormati Aturan


“Kami mengharapkan kesadaran semua pihak untuk menjaga kesucian Hari Nyepi. Bagi wisatawan, tetaplah berada di dalam penginapan dan hindari aktivitas yang bisa mengganggu ketenangan,” tambahnya.

Bagi hotel dan akomodasi wisata, pihak manajemen diminta untuk mengingatkan tamu agar mematuhi aturan, termasuk menjaga kebisingan dan meminimalkan penggunaan lampu di malam hari.

Rangkaian upacara Nyepi akan dimulai dengan prosesi Melasti, yang dapat dilaksanakan hingga Jumat, 28 Maret 2025. Upacara ini merupakan ritual penyucian diri dan sarana persembahyangan dengan membawa pralingga Ida Bhatara ke laut, danau, atau mata air suci sesuai tradisi desa adat masing-masing.

Setelah prosesi Melasti, Ida Bhatara nyejer di Bale Agung/Pura Desa hingga pelaksanaan Tawur Kasanga pada 28 Maret 2025. Tawur Kasanga bertujuan untuk menetralisir unsur negatif dan mempersiapkan alam semesta memasuki Nyepi.

Upacara Tawur Kasanga akan dilaksanakan di berbagai tingkatan:

  1. Tingkat Kabupaten
    • Pukul 11.00 WITA di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung
    • Umat Hindu dari berbagai daerah akan datang ke Pura Besakih pukul 09.00 WITA untuk nunas tirta dan nasi tawur, yang akan disebarkan ke wilayah masing-masing.
  2. Tingkat Kecamatan
    • Menggunakan upakara Caru Panca Sata (menggunakan 5 ekor ayam) atau disesuaikan dengan kemampuan.
    • Upacara dilaksanakan pukul 11.00 WITA di catus pata kecamatan masing-masing.
  3. Tingkat Desa Adat
    • Upakara Caru Panca Sata atau disesuaikan dengan kemampuan desa adat.
    • Upacara dilaksanakan di catus pata desa adat pukul 16.00 WITA.
  4. Tingkat Banjar
    • Menggunakan Caru Eka Sata (ayam brumbun) dengan olahan urip 33.
    • Dilaksanakan di wilayah Banjar Adat masing-masing pada waktu sandi kala.
  5. Tingkat Rumah Tangga
    • Persembahan banten pejati, segehan agung, dan segehan cacahan di halaman rumah masing-masing.
    • Ritual pengrupukan (mabuu-buu) dilakukan dengan obor, suara-suara tradisional, dan penyebaran bawang putih, mesui, serta jangu untuk mengusir bhuta kala.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Back to top button