Politik dan Sosial Budaya

Politisi NasDem Lebih Baik Usung Paket GB-Nata, Biar Patung Sampi Tidak Diganti Beringin dan Gigi Pegawai Jadi “Kuning”


Badung, PancarPOS | Perhelatan politik menjelang Pilkada serentak di Pilbup Badung tahun 2024 semakin memanas. Setelah sejumlah nama bermunculan dan terus bermanuver digadang-gadang maju menjadi calon Badung 1, kini giliran politisi Partai Nasdem, I Wayan Setiawan ikut bersuara meramaikan bursa Pilkada Badung. Namun, calon DPR RI di Dapil Bali dari Partai Nasdem pada Pemilu 2024 lalu itu, tidak mau berbicara muluk-muluk, apalagi mempunyai ambisi untuk maju menjadi calon Bupati ataupun Wakil Bupati Badung.

Wayan Setiawan (pakai topi petani), saat bersama Caleg dari lintas partai adu Debat Terbuka Caleg untuk memaparkan visi misi di hadapan masyarakat langsung di Gor Por Yuda, Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Badung, pada Minggu (21/1/2024). (foto: ist)

Ia malah mendorong, agar kader terbaik dari PDI Perjuangan, I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota (GB) dipasangkan dengan putra dari Bupati Badung, I Made Bima Nata yang diusung maju untuk menanta Bumi Keris menjadi lebih baik lagi. Mengingat selama 10 tahun Kabupaten Badung sudah dipimpin oleh kader Banteng, sehingga akan menjadi lebih baik jika terus dilanjutkan. “Bebas beropini, tapi saya lebih baik paket Bagus Alit SucipTA – BimanaTA. Agar mereka bisa men-TATA Badung lebih baik lagi,” ujarnya kepada PancarPOS.com, pada Selasa (9/4/2024).

 

Uniknya, penekun spiritual yang sering menantang Leak di dunia media sosial tersebut mengaku beralasan mendukung paket GB-Nata, karena merasa sangat khawatir jika pasangan calon (Paslon) dari partai lain, akan mengubah penataan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung yang sudah dianggap berjalan dan tampak dengan baik. “Kalau beda saya khawatirnya patung sampi nanti diganti beringin, terus cat Pemkab Badung jadi kuning semua. Bahkan sama gigi pegawai jadi kuning,” sindirnya.

Kantor Puspem Badung. (foto: ist/dok)

Seraya menyindir halus, sepak terjang salah satu ketua partai yang selama ini terus menerus hanya bisa protes terhadap pola pembangunan di Badung selama ini. “Biarlah Badung berkesinambungan yang belum dapat, biar dapat. Pang sing ada ketua partai uring-uringan ngorang semua program jelek. Padahal partai Kuning pernah berkuasa 32 tahun. Jelek?,” tanya Wayan Setiawan yang lebih beken dikenal Balian59 itu. ama/ksm

Baca Juga :


Back to top button