Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas pelaksanaan Sanur Bali International Half Marathon 2026 yang digelar di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Minggu (8/2/2026). Event lari berskala internasional ini menjadi penegasan komitmen Bali dalam mengembangkan sport tourism sebagai penggerak pariwisata berkelanjutan.
Gubernur Koster hadir dan ikut berlari bersama peserta, didampingi Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Denpasar. Kehadiran langsung kepala daerah tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap event olahraga yang berdampak luas bagi ekonomi dan citra pariwisata Bali.
Dalam keterangannya, Gubernur Koster menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya Sanur Bali International Half Marathon 2026 yang diikuti ribuan pelari dari dalam dan luar negeri. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari Amerika Serikat, Australia, dan Singapura.
“Event seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya karena mampu menghidupkan pariwisata Bali, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism berkelas internasional,” tegas Gubernur Koster.
Sanur Bali International Half Marathon 2026 tercatat sebagai half marathon beachside pertama di Bali, dengan lintasan utama di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, hingga Muntig Siokan. Konsep yang diusung memadukan sport tourism, sunrise race, dan ocean vibes khas Sanur yang ikonik, menjadikan event ini memiliki daya tarik unik dibandingkan ajang lari lainnya.
Event ini diikuti sekitar 5.000 pelari, melibatkan lebih dari 50 komunitas lari, serta menarik sedikitnya 15.000 wisatawan dan masyarakat lokal. Dengan dukungan desa adat dan pemerintah daerah, pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim profesional dengan standar keselamatan tinggi, sehingga memberikan pengalaman berlari yang aman dan berkesan bagi peserta.
Tiga kategori lomba dipertandingkan, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, dan half marathon 21 kilometer. Rute yang dilalui peserta menyuguhkan panorama pesisir, kawasan perkotaan, hingga titik-titik ikonik budaya dan seni di wilayah Sanur, Denpasar. Hal ini menjadikan ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan penguatan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bali berharap Sanur Bali International Half Marathon dapat terus menjadi agenda tahunan yang konsisten, berkualitas, dan memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal, khususnya sektor pariwisata Bali. mas/ama/*






