Hukum dan Kriminal
Trending

Diduga Ilegal, Bappebti Bersama Bareskrim Polri Gerebek Pertemuan Gamara di Kuta


Badung, PancarPOS | Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menghentikan pertemuan keluarga PT Gandem Marem Sejahtera (Gamara) di Kuta, Badung – Bali, saat menggerek kegiatan ilegal itu, pada Sabtu (5/3/2022). Kegiatan tersebut dihentikan, karena dilacak telah menyelenggarakan pelatihan dan pertemuan mengenai perdagangan berjangka komoditas (PBK) yang tidak memiliki izin dari Bappebti. Pertemuan yang dilakukan juga diduga melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang PBK.

1bl#ik-2/3/2022

Kegiatan penghentian pertemuan keluarga Gamara dilakukan oleh Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti, Aldison dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bappebti Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Koordinator Pengawas (Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri dan Polda Bali. Bappebti telah melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap kegiatan Gamara yang menawarkan paket-paket investasi dengan menggunakan mekanisme multi level marketing (MLM), serta bekerja sama dengan pialang (broker) Vat Prime yang tidak memiliki izin usaha sebagai Pialang Berjangka dari Bappebti.

1bl#ik-2/3/2022

Karena itu, acara pelatihan dan pertemuan yang diselenggarakan Gamara diduga telah merupakan kegiatan ilegal. Bappebti memiliki wewenang yang diamanatkan Undang-undang Perdagangan Berjangka Komoditi untuk mewajibkan setiap pihak untuk menghentikan kegiatan yang diduga melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi. Tindakan ini diambil untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat tindakan melawan hukum terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang PBK.

1bl#ik-26/2/2022

Selain itu, juga memberi kepastian hukum terhadap semua pihak yang memiliki izin usaha, izin, persetujuan, atau sertifikat dari Kepala Bappebti. Sayangnya sampai berita ini diturunkan piham Gamara belum bisa memberikan klarifikasi terkait penggerebekan tersebut. sur/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button