Daerah

Capaian Harian Pecah Recor Rp1,8 Miliar, Inovasi SMS Center Samsat Tabanan Hari Kedua Makin Moncer


Tabanan, PancarPOS | Gebrakan berbagai terobosan dan inovasi Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan (Samsat Tabanan) dari pantauan di hari kedua kembali diserbu oleh wajib pajak, bahkan lebih membludak sampai ke lorong parkir Samsat Tabanan. Dari pantauan PancarPOS.com, pada Selasa (5/3/2024) untuk mengantisipasi kedatangan wajib pajak agar tidak lama mengantre, Kepala Samsat Tabanan, I Ketut Sadar, SH., S.Sos., kembali harus membuka dua jalur di Samsat Drive Thru. Bahkan, kedatangan wajib pajak secara serentak dan terus menerus hingga pukul 14.00 WITA sebelum layanan Samsat Tabanan ditutup tetap bisa secara bergilir membayar kewajiban pajak kendaraan tahunan lewat layanan Samsat Gelis Tabanan.

Kepala Samsat Tabanan, I Ketut Sadar, SH., S.Sos., saat memantau kedatangan wajib pajak yang membludak. (foto: ama)

Hal ini, telah membuktikan layanan melalui SMS Center Samsat Tabanan bisa berjalan sukses setelah melakukan berbagai perubahan dan inovasi baru. Karena itulah, dari pantauan di hari kedua, Samsat Tabanan makin diserbu wajib pajak hanya gara-gara menerima WhatsApp atau WA blast center oleh Samsat Tabanan. Alhasil capaian pendapatan pajak kendaraan hari itu, akhirnya kembali pecah recor yang biasanya rata-rata hanya Rp1 miliar, menjadi total Rp1,794 miliar. “Luar biasa, capaian Samsat Tabanan hari ini tembus hampir Rp1,8 miliar. Ini dampak keras gara-gara SMS Center Samsat Tabanan,” ungkap Ketut Sadar, seraya merinci Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp771,71 juta lebih dengan total 1.171 unit kendaraan baik roda dua dan roda empat, dengan pendapatan denda PKB sebanyak Rp31,40 juta lebih.

1bl#ik-016.1/3/2024

Sementara itu, dari sisi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) I sebesar Rp986,89 juta lebih, serta BBNKB II untuk roda dua sebesar Rp570 ribu dan roda empat sebesar Rp3,42 juta. Sebelumnya diketahui, tak bisa dibayangkan, meskipun harus melayani wajib pajak yang semakin membludak, namun pelayanan Samsat di Tabanan tetap berjalan cepat dan lancar. Salah satu gadis muda asal Gerokgak, Tabanan, Ni Kadek Diah Wardayani yang sengaja datang ke pelayanan Samsat di Tabanan mengakui proses Samsat kendaraannya sangat cepat dan nyaman. “Kan cepat sekarang ada drive thru . Kan gak perlu lagi pakai calo,” katanya sambil tersenyum menikmati antrean. Hal senada diungkapkan warga dari Banjar Bengkel, Kediri, i Ketut Merta juga mengakui pelayanan Samsat Tabanan sangat bagus dan proses Samsatnya sangat cepat.

Bahkan, ia sampai tidak lagi sempat menikmati kopi yang dipesannya, karena sudah dipanggil oleh petugas Samsat. “Ini pelayanan sangat cepat sekali, karena gak nunggu lama. Saya sampai gak sempat ngopi lagi,” ungkapnya bahagia. Wajib pajak lainnya, Wayan Supirma juga berkata sama. Pelaku usaha penjualan daging babi di Tabanan itu, menyebut sudah biasa mendengar informasi, kalau datang langsung ke Samsat Gelis di Tabanan pasti 3 menit sudah beres. “Ternyata benar sesuai kenyataaan,” tegasnya. Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan (Samsat Tabanan), I Ketut Sadar, SH., S.Sos., mengakui melalui inovasi tiada henti Samsat Tabanan hingga kedatangan wajib pajak yang membludak, seperti berada di Pasar Kreneng, Denpasar.

1th#ik-014.25/2/2024

“Soalnya pelananan kami permudah, sehingga sangat cepat dan tidak berbelit-belit,” tegas Ketut Sadar yang sempat menjabat sebagai Kasi Penagihan dan Keberatan Pajak di Samsat Badung itu. Bahkan untuk pembayaran tunggakan pajak disiapkan layanan khusus di lantai 3 untuk percepatan layanan di Samsat Tabanan. “Sampai Kasi saya juga ikut langsung turun. Gak bisa duduk saja harus turun kerja untuk memberikan pelayanan dengan cepat. Karena mereka sampai kekurangan tempat duduk akibat membludaknya wajib pajak,” tandas Ketut Sadar. Mantan Kasi Intel dan Penyidik Satpol PP Provinsi Bali itu, akhirnya membocorkan sedikit rahasia dibalik membludaknya wajib pajak di Samsat Tabanan. Ia mangaku kembali mencoba inovasi baru dengan membentuk Tim SMS Center Samsat Tabanan yang akan mendata dan menyisir setiap nomor WhatsApp (WA) dari setiap wajib pajak.

Kepala Samsat Tabanan, Ketut Sadar, SH., S.Sos., didampingi Putu Yuda Semara sebagai Konsul Samsat Tabanan bersama I Nyoman Adi Adnyana, S.Kom., dan Wayan Eka Saputra. (foto: ama)

Melalui SMS Center ini, maka setiap tahunnya akan ada pemberitaan untuk membayar pajak kendaraannya sebelum jatuh tempo. “Jadi kelebihan kami seperti SMS blast, tapi melalui pesan WA biasa dikirim ke masing-masing pajak, sehingga bisa diberitahukan harus membayar pajaknya,” jelasnya. Ketut Sadar yang didampingi Putu Yuda Semara sebagai Konsul Samsat Tabanan bersama I Nyoman Adi Adnyana, S.Kom., dan Wayan Eka Saputra, menegaskan kemudahan informasi yang diberikan kepada wajib pajak, berupa nilai pajak kendaraan yang harus dibayar, termasuk fitur lainnya, seperti syarat pembayaran, waktu layanan, pengaduan, inovasi, pemutihan dan konsultasi. “Tapi ini kan masih tahap uji coba dan sudah berjalan 2 selama bulan. Tapi hasilnya sudah nampak seperti ini, karena sampai wajib pajak yang datang membludak,” tegasnya.

Kepala Samsat Tabanan, I Ketut Sadar, SH., S.Sos., saat memantau kedatangan wajib pajak. (foto: ama)

Dia juga menyebutkan, realisasi sebesar 16,47 persen untuk penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang ditarget untuk tahun 2024 sebanyak Rp121,497 miliar sudah terealisasi Rp20,015 miliar. Sedangkan untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBKB) sebesar Rp13,903 miliar dari target Rp65,555 miliar atau sudah tercapai sangat moncer sebesar 21,20 persen. Capaian target pajak kendaraan ini masih menjadi yang tertinggi di Bali, karena ternyata animo masyarakat membeli kendaraan baru di Tabanan ditambah balik nama antar provinsi juga semakin meningkat. “Mereka ingin agar kendaraan sudah atas nama sendiri, sehingga melakukan pencabutan berkas dan mendaftarkan kendaraannya di Tabanan,” pungkasnya. ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button