Bagikan Sembako Warga Tegalmengkeb, Made Urip Pertanyakan Ada Desa “Saru Geremeng”

Tabanan, PancarPOS | Ketua DPP PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali turun langsung menemui masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Kali ini, Anggota Komisi IV DPR RI yang akrab dikenal Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, diundang khusus untuk membagikan bantuan dana desa dan paket Sembako di Desa Tegalmengkeb, Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (13/8/2021) siang. Kehadiran Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang biasa disapa M-U ini, didampingi Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan I Wayan Eddy Nugraha Giri, SH.., MH., yang disambut suka cita oleh Perbekel Desa Tegalmengkeb I Dewa Made Widarma beserta Camat Selemadeg Timur, Bendesa Adat dan Kepala Kewilayahan se-Desa Tegalmengkeb dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satu penerima bantuan dari ibu hamil, Kadek Alis Siani merasa sangat terharu dan bersyukur di saat pandemi diberikan bantuan untuk mengurangi beban keluarga yang dirasakan selama ini. Karena itu mereka langsung mengucapkan terimakasi atas bantuan yang diberikan. “Kita mengucapkan terimakasih telah diberikan bantuan yang diserahkan oleh Pak Made Urip bersama Pak Perbekel. Ini sangat bermanfaat di masa pandemi ini,” katanya.

Di sisi lain, selaku Perbekel Desa Tegalmengkeb I Dewa Made Widarma menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan perhatian Made Urip selama ini. Dijelaskan bantuan Sembako kali ini, secara umum akan diterima oleh seluruh Pancer Desa Tegalmengkeb. Bantuan ini melalui dana desa yang telah dialokasikan untuk anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp200 juta, ditambah anggaran dari lima desa adat se-Desa Tegalmengkeb masing-masing Rp50 juta. Pemberian bantuan Sembako, juga bekerjasama dengan Made Urip yang rencananya dibagikan dalam tiga tahap. Untuk tahap pertama sebelumnya sudah dibagikan 100 paket Sembako untuk warga terdampak pandemi Covid. Sementara itu, tahap kedua kali ini dibagikan untuk Pancer Desa Tegalmengkeb sebanyak 100 paket Sembako dan tahap ketiga kembali untuk masyarakat terdampak Covid-19 sebanyak 100 paket sembako. “Syukur hari ini dihadiri Pak Made Urip dan Pak Wayan Eddy yang selalu konsisten tetap berada di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan hari ini. Beliau tetap ada di tengah-tengah kita, meskipun tidak sedang mencari suara,” sebutnya, seraya mengaku akan terus memberikan bantuan paket Sembako nantinya sampai total 5 tahap hingga akhir tahun 2021. “Kita akan terus mohon bantuan Pak Urip dan Wayan Eddy nanti,” pintanya.

Sementara itu, usai Made Urip menyerahkan secara simbolis bantuan 100 paket Sembako di Desa Tegalmengkeb, berupa beras, telor dan susu, menegaskan bantuan ini sangat luar biasa, karena kadang-kadang ada desa yang SGM atau “saru geremeng” yang selama ini tidak pernah memberikan bantuan Sembako. Padahal sudah jelas ada anggaran yang diberikan oleh Gubernur Bali kepada desa adat untuk anggaran penanganan Covid-19 bisa digunakan untuk bantuan Sembako. “Karena itu saya berikan apresiasi kepada Desa Tegalmengkeb dan desa adatnya yang telah membagikan Sembako sebagai bentuk kepedulian bersama. Karena warga Bali yang paling menderita akibat pandemi Covid-19. Apalagi sekitar 70 persen kehidupannya bergantung di sektor pariwisata yang sudah jatuh pada titik nadir dengan pertumbuhan ekonomi sampai minus 9 persen, sehingga imbasnya masuk ke semua sektor di Bali. Hal itu harus kita pahami dan sadari bersama, agar mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu dengan terus menerapkan protokol kesehatan,” tegas politisi senior asal Desa Tua, Marga, Tabanan ini, sembari kembali meminta kesadaran masyarakat, agar angka kasus positif Covid-19 bisa turun terutama di daerah perkotaan yang penduduknya sangat pandat, karena sangat berbeda dengan kondisi di desa yang masih bisa mengatur jaga jarak.

“Sampai Pak Menko Luhut juga heran, kenapa kasus positif di Bali tidak turun-turun, bahkan Rumah Sakit Wangaya sampai penuh. Sehingga dimana yang salah ini? Untuk itu, saya ingatkan mari kita jaga Prokes ini dengan baik, termasuk imunitas harus diperhatikan terus agar tidak terkena Covid-19,” tutup Anggota DPR RI terpilih lima periode dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan peringkat ketujuh nasional itu. ama/ksm









