Ekonomi dan Bisnis

Dorong UMKM Tumbuh dan Naik Kelas, Jasindo Gelar PEKEN Jasindo di Tabanan


Tabanan, PancarPOS | Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang dan naik kelas dilakukan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo melalui kegiatan PEKEN Jasindo.

Kegiatan yang digelar Sabtu, 22 Agustus 2026, di Garuda Wisnu Singasana, Taman Bung Karno, Tabanan, Bali, tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Hari UMKM Nasional.

PEKEN Jasindo menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada promosi dan transaksi, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi, kolaborasi, hingga perluasan jejaring usaha.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan PEKEN Jasindo dirancang sebagai ruang bagi UMKM untuk tumbuh bersama.

“Kami menghadirkan PEKEN Jasindo sebagai ruang untuk tumbuh bersama. UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produknya, tetapi juga memperoleh akses terhadap jejaring, pengetahuan, dan perlindungan yang dapat mendukung keberlangsungan usahanya,” ujar Brellian.

Menurutnya, penguatan UMKM tidak hanya berdampak terhadap pelaku usaha, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan perekonomian nasional.

“Bagi kami, ketika UMKM semakin kuat, masyarakat semakin berdaya, dan pada akhirnya ekonomi Indonesia juga semakin kuat,” katanya.

Pemilihan Tabanan sebagai lokasi PEKEN Jasindo bukan tanpa alasan. Tabanan dinilai merepresentasikan kekayaan alam, sumber daya manusia, serta kebudayaan Bali yang perlu dijaga sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.

Sementara Taman Bung Karno menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, sosial, budaya, lingkungan hingga kegiatan UMKM.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang kolaborasi antara pemerintah, BUMN, komunitas dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat perekonomian lokal.

Mengusung semangat persatuan, nasionalisme dan kebanggaan terhadap produk lokal, PEKEN Jasindo dikemas dengan berbagai kegiatan. Mulai dari bazar UMKM, talkshow, workshop, business matching dan networking, panggung hiburan serta budaya, lomba dan kompetisi, permainan tradisional hingga berbagai aktivitas masyarakat.

Untuk mendorong transaksi UMKM, Asuransi Jasindo juga menyediakan 1.000 voucher pembelian serta 1.500 voucher hak undian doorprize bagi pengunjung dan komunitas yang hadir.

Selain memberikan ruang promosi, PEKEN Jasindo juga membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan untuk mengembangkan usaha.

Salah satunya melalui talkshow bertema “Mulai dengan Benar, Jual Lebih Pintar, Tumbuh Lebih Besar” yang menghadirkan Mentor UMKM & Womenpreneur Bali, Kadek Wahyuni.

Talkshow tersebut memberikan wawasan kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya membangun usaha dengan fondasi yang tepat, meningkatkan kemampuan pemasaran, serta membaca peluang pengembangan bisnis secara lebih strategis.

PEKEN Jasindo juga membawa pesan mengenai pentingnya kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Bersama Daur Tera, Asuransi Jasindo menggelar workshop “Mengolah Ampas Kopi Menjadi Dupa”.

Workshop tersebut memperkenalkan pemanfaatan kembali limbah ampas kopi menjadi produk bernilai guna sekaligus membuka peluang ekonomi baru dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.

Tidak kalah penting, Asuransi Jasindo juga memberikan perhatian terhadap aspek perlindungan bagi pelaku UMKM.

Sebanyak 40 pelaku UMKM lokal mendapatkan Asuransi Kecelakaan Diri dengan total nilai pertanggungan mencapai Rp800 juta. Perlindungan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan peserta maupun penanggung jawab UMKM.

Brellian menegaskan, pertumbuhan UMKM harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap risiko usaha.

“Kami percaya pertumbuhan UMKM perlu berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai risiko dan perlindungan. Karena itu, kami ingin membawa perspektif bahwa membangun usaha bukan hanya tentang bagaimana menjual lebih banyak, tetapi juga bagaimana memastikan usaha dan orang-orang di baliknya tetap terlindungi,” ujarnya.

Melalui PEKEN Jasindo, pihaknya berharap semakin banyak peluang terbuka bagi UMKM lokal, ekosistem usaha semakin kuat, dan perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat.

“Kami berharap UMKM Bali dapat terus tumbuh, naik kelas, menguatkan masyarakat, dan ikut menguatkan perekonomian bangsa,” tutup Brellian. ita/ama/ksm


Back to top button