Ekonomi dan Bisnis

Bank BPD Bali dan Pemegang Saham Duduk Bersama, Kinerja Agustus 2026 Tumbuh Positif


Denpasar, PancarPOS | Memperkuat fondasi bisnis sekaligus mengantisipasi berbagai tantangan industri perbankan ke depan, Bank BPD Bali bersama para pemegang saham menggelar rapat strategis di Kantor Pusat Bank BPD Bali, Rabu (9/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi manajemen dan pemerintah daerah selaku pemegang saham untuk membahas perkembangan kinerja perseroan sekaligus mengevaluasi sejumlah isu strategis yang berpotensi memengaruhi arah bisnis perbankan ke depan.

1th#ik-039.1/12/2025

Dalam rapat tersebut, manajemen memaparkan kinerja Bank BPD Bali sampai dengan Agustus 2026. Selain evaluasi kinerja, pembahasan juga diarahkan pada perumusan kebijakan untuk pengembangan bisnis serta langkah antisipasi menghadapi dinamika ekonomi dan industri perbankan.

Sinergi antara manajemen dan pemerintah daerah sebagai pemegang saham dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan Bank BPD Bali. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen perseroan dalam mendukung perkembangan perekonomian daerah, sejalan dengan visi transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta program pemerintah pusat Asta Cita.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan strategis yang diberikan Gubernur Bali bersama seluruh pimpinan daerah selaku pemegang saham.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan arahan strategis dari Bapak Gubernur beserta seluruh pimpinan daerah selaku pemegang saham. Diskusi dan masukan dalam rapat hari ini menjadi pedoman penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat fondasi bisnis Bank BPD Bali agar lebih adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan,” ujarnya.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga Agustus 2026 Bank BPD Bali menunjukkan pertumbuhan positif. Aset perseroan secara tahunan atau year-on-year (y-o-y) tumbuh 6,05 persen menjadi Rp44.164 miliar. Pertumbuhan tersebut tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

Penguatan fundamental bank juga tercermin dari peningkatan modal inti. Hingga Agustus 2026, modal inti Bank BPD Bali tumbuh 21,08 persen secara y-o-y menjadi Rp6.253 miliar. Kondisi tersebut turut menopang rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada level 30,59 persen.

1th#ik-001.1/3/2026

Kepercayaan masyarakat Bali terhadap Bank BPD Bali juga tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga Agustus 2026, DPK mencapai Rp36.317 miliar atau tumbuh 4,00 persen secara y-o-y.

Kualitas pendanaan juga menunjukkan perkembangan positif melalui peningkatan porsi dana murah. Giro tercatat meningkat 13,65 persen, sementara tabungan tumbuh stabil. Kondisi tersebut membuat rasio Current Account Saving Account (CASA) Bank BPD Bali mencapai 66,47 persen.

Efisiensi operasional turut menjadi salah satu penopang kinerja perseroan. Hal tersebut tercermin dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berada pada level 59,29 persen.

Efisiensi tersebut berjalan seiring dengan peningkatan profitabilitas. Bank BPD Bali hingga Agustus 2026 membukukan laba sebesar Rp945 miliar, atau tumbuh 8,14 persen secara y-o-y.

Posisi kinerja tersebut juga tercermin dalam peta persaingan Bank Pembangunan Daerah (BPD) secara nasional. Berdasarkan Laporan Publikasi Keuangan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan per Juli 2026, Bank BPD Bali mencatatkan laba terbesar peringkat kedua di antara 10 BPD di Indonesia dengan aset yang masuk dalam peringkat enam besar.

Di tengah pertumbuhan tersebut, Bank BPD Bali tetap menjalankan fungsi intermediasi dengan mendorong penyaluran kredit bagi sektor produktif dan masyarakat. Total penyaluran kredit hingga Agustus 2026 tumbuh 7,03 persen secara y-o-y menjadi Rp26.201 miliar.

Pertumbuhan kredit juga terlihat pada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Penyaluran kredit UMKM tumbuh 14,52 persen secara y-o-y dan mencapai Rp14.154 miliar.

Penguatan pembiayaan UMKM tersebut sejalan dengan upaya Bank BPD Bali mengoptimalkan komposisi kredit produktif. Saat ini, porsi kredit produktif telah mencapai 62,39 persen dari total portofolio kredit.

Penyaluran kredit modal kerja dan kredit investasi yang melampaui target menunjukkan upaya perseroan dalam memfasilitasi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Pembiayaan tersebut diharapkan mampu mendorong ekspansi usaha, membuka lapangan kerja, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

1bl#bn-026.12/5/2024

Meski kredit tumbuh cukup kuat, Bank BPD Bali tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Pertumbuhan penyaluran kredit diimbangi dengan pengelolaan risiko dan pemantauan kualitas kredit secara berkelanjutan.

Kualitas kredit perseroan tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross yang berada pada level 1,03 persen. Sementara itu, rasio Loan at Risk (LaR) tercatat sebesar 3,30 persen.

Kinerja tersebut menjadi bagian dari evaluasi manajemen bersama para pemegang saham dalam menentukan langkah Bank BPD Bali ke depan. Dengan pertumbuhan aset, penguatan modal, peningkatan laba, ekspansi kredit, serta terjaganya kualitas kredit, perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penerapan prinsip kehati-hatian.

Pertemuan strategis tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara manajemen Bank BPD Bali dengan para pemegang saham dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan industri perbankan.

Melalui fundamental keuangan yang sehat, efisiensi operasional, penguatan intermediasi, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bank BPD Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk memberikan kemudahan akses informasi, Bank BPD Bali menyediakan rincian lengkap mengenai produk dan layanan melalui situs resmi www.bpdbali.co.id. Nasabah juga dapat berinteraksi melalui kanal media sosial resmi di Instagram bankbpdbali, Facebook Bank BPD Bali, TikTok @bpdbaliofficial, X bpdbaliofficial, serta YouTube Bank BPD Bali.

Untuk layanan bantuan langsung, masyarakat dapat menghubungi BPD Bali Call 1500-844.

Bank BPD Bali merupakan lembaga keuangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI), dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Disclaimer: Informasi mengenai kinerja keuangan Bank BPD Bali 2025 merupakan cerminan dari kinerja masa lalu. Kinerja masa lalu tidak memberikan jaminan pasti atas tercapainya kinerja yang sama, apalagi lebih baik di masa depan. Perubahan kondisi ekonomi dan industri dapat memengaruhi hasil yang berbeda. Konsumen diimbau untuk selalu memahami risiko. ama/ksm


Back to top button