Wawali Arya Wibawa Gebrak DEF 2026, Ribuan Pelajar Denpasar Pecahkan Rekor MURI Yoga Asana

Denpasar, PancarPOS | Semangat inovasi, kreativitas, dan gaya hidup sehat membuncah di Kota Denpasar saat Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Denpasar Education Festival (DEF) 2026 bertema “Edu-Green”, Rabu (6/5/2026). Festival pendidikan terbesar di Kota Denpasar itu dibuka langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dengan pelepasan burung di Lapangan Taman Kota Lumintang.
Tak tanggung-tanggung, pembukaan DEF 2026 langsung diwarnai pencapaian spektakuler melalui Rekor MURI Yoga Asana yang melibatkan 238 sekolah dan diikuti sebanyak 12.971 siswa se-Kota Denpasar. Ribuan pelajar melaksanakan yoga secara serentak di sekolah masing-masing, sementara sekitar 250 siswa dipusatkan di Lapangan Lumintang.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam yang digadang menjadi identitas baru Kota Denpasar dalam membangun budaya hidup sehat berbasis filosofi kebersamaan.
Usai pelaksanaan yoga massal, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pertunjukan bapang barong oleh anak-anak serta pembukaan pameran pendidikan DEF 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar yang dipenuhi beragam karya inovatif para pelajar.
Dalam sambutannya, I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para siswa dan guru yang terlibat dalam festival tersebut. Menurutnya, DEF bukan sekadar seremoni pendidikan, tetapi ruang aktualisasi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan inovasi kepada masyarakat luas.
“Festival ini menjadi ruang bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan untuk menampilkan bakat, karya inovasi, dan prestasi mereka kepada publik. Kami berharap anak-anak Denpasar terus berkembang, kreatif, dan mampu berinovasi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Arya Wibawa menegaskan, pembangunan pendidikan di Kota Denpasar tidak hanya berorientasi pada akademik semata, namun juga pembentukan karakter, kesehatan mental, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama mengatakan pelaksanaan yoga massal menjadi momentum kebangkitan kembali program yoga di sekolah yang sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 pada 2019.
Menurutnya, yoga menjadi salah satu metode penting dalam membangun kesehatan fisik dan mental anak sejak usia dini.
“Kami ingin budaya yoga kembali hidup di sekolah-sekolah agar anak-anak sehat secara fisik dan mental. Pelaksanaan yoga massal ini melibatkan 238 sekolah dengan total 12.971 siswa,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Senam Vasudaiva Kutumbakam yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut sedang diproses hak kekayaan intelektualnya dan direncanakan akan diserahkan Kementerian Hukum dan HAM kepada Pemerintah Kota Denpasar.
“Kami berharap Kota Denpasar memiliki ciri khas tersendiri melalui Senam Vasudaiva Kutumbakam,” tambah Anak Agung Gede Wiratama.
Pada sisi lain, pameran DEF 2026 menjadi magnet tersendiri. Sebanyak 25 stand dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga SPK menampilkan beragam inovasi pendidikan, hasil penelitian siswa, teknologi kreatif, hingga prestasi tingkat nasional.
Festival ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antar sekolah untuk mendorong budaya inovatif di lingkungan pendidikan Kota Denpasar.
Tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” yang diusung tahun ini disebut menjadi langkah nyata mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan hijau, pola hidup sehat, serta membangun sekolah yang ramah lingkungan.
Dalam festival tersebut turut diperkenalkan sekolah rintisan hasil kerja sama Pemerintah Kota Denpasar dengan Bank Indonesia guna mendorong sekolah lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan pendidikan berbasis masa depan.
DEF 2026 sekaligus menjadi penegasan bahwa Denpasar tak hanya membangun kota modern, tetapi juga sedang menyiapkan generasi muda yang sehat, kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan zaman. mas/ama/*









