Ekonomi dan Bisnis

Usaha Kedai Kopi Tetap Eksis, Dinas Pendidikan dan TP PKK Gianyar Genjot Pelatihan Barista

Gianyar, PancarPOS | Dinas Pendidikan Gianyar bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gianyar, Rabu (17/3/2021), menggelar Pelatihan Pendidikan Kecakapan Hidup “Barista” di Kabupaten Gianyar yang berlangsung selama 20 hari di Kori Maharani Villas, Gianyar. Pelatihan life skill para peracik kopi ini, dibuka secara simbolis oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra ditandai dengan penyematan tanda peserta pelatihan yang disaksikan Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Ketua TP PKK Gianyar yang juga Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, beserta Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Ni Made Ratnadi, SE., dan para Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gianyar serta pimpjnan OPD terkait.

1bl#ik-10/3/2021

Pada kesempatan itu, Kadis Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra, SH., MH., selaku Ketua Panitia menegaskan sesuai arahan Ketua TP PKK Gianyar menggenjot pelatihan kecakapan hidup Barista ini. Hal itu juga didorong oleh kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang tidak tahu sampai kapan akan berakhir yang sudah menyebabkan terjadi kesenjangan ekonomi masyarakat. Untungnya, sampai saat ini Kabupaten Gianyar totalitas sudah masuk Zona Hijau berkat disiplin masyarakat dan upaya yang tepat dari kebijakan Bupati Gianyar, sehingga Covid-19 bisa segera berlalu. “Pelatihan ini untuk mencerdaskaan anak bangsa agar trampil dan berkarakter. Karena itu, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Gianyar mendorong pelatihan Barista bagi generasi muda yang terkena dampak ekonomi, akibat tidak bekerja dan tidak memiliki kecakapan hidup,” paparnya.

1bl#ik-10/2021

Dijelaskan peserta pelatihan sebanyak 16 orang yang sudah mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar yang diselenggarakan selama 20 hari hingga ditutup 5 April 2021. Dikatakan, tujuan pelatihan peracik kopi ini untuk menjaring generasi muda agar bisa memiliki kompetensi dan kecakapan hidup, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. “Apalagi selain mendapat. pelatihan kecakapan hidup, juga langsung diberikan uji kompetensi, sehingga ke depan bisa lebih trampil dan profesional,” harapnya. Di sisi lain, Bupati Mahayastra mengaku sangat berbangga Kabupaten Gianyar bisa menggelar pelatihan Barista ini, sehingga para generasi muda yang terdampak Covid-19 bisa dibekali keahlian kecakapan hidup Barista.

1bl#ik-11/3/2021

“Karena selama pandemi Covid-19 ini banyak yang sudah diputus hubungan kerja, bahkan perusahaan tutup hingga pemerintah kolaps sudah bisa terlewati. Karena Gianyar bisa membangun daerah dengan baik dan tetap tumbuh eksis, sehingga menjadi pertanyaan daerah lain, kenapa masih bisa membangun infrastruktur, pasar, rumah sakit, jembatan dan jalan hingga sekolah? Ini menjadi pertanyaan hingga ke luar Bali,” beber Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar itu, seraya menjelaskan jawaban semua itu, karena Kabupaten Gianyar sudah merancang rencana anggaran dengan baik dari APBD, DAU, DAK ADD hingga dana bagi hasil, termasik PAD yang dirancang dengan baik. “Astungkara bulan Desember kemarin tuntas semua itu. Termasuk memberikan bantuan langsung bagi warga yang terdampak selama pandemi Covid-19. Jadi semua warga yang tidak bekerja dan tidak berpenghasilan seluruhnya bisa dibantu itu, hanya ada di Gianyar,” selorohnya.

1bl#ik-11/3/2021

Karena itu, life skill atau keahlian kecakapan hidup sangat penting dalam hidup, sehingga harus terus dibekali melalui pelatihan, seperti Barista ini yang juga sesuai dengan program dan visi Gubernur Bali Wayan Koster. Di samping itu, ia juga melihat hanya usaha kedai kopi ini yang bisa bertahan, seperti menjamurnya kedai kopi di Kintamani yang mulai menjadi trend hidup masyarakat, termasuk generasi muda. Artinya seorang Barista yang meracik kopi harus lengkap ketrampilan dan pengetahuannya, apalagi nantinya tempat kedai kopi juga bisa masuk ke tengah kota yang menjadi usaha yang sangat eksis ke depannya. Karena itulah, akan ada lomba antar Anak Cabang PDI Perjuangan sebagai partai anak-anak muda mengadakan lomba barista. “Orang muda kan lebih kreatif dan sudah punya pengalaman, karena pengalaman sekarang tidak bisa diukur sesuai usia. Karena itu, anak muda Gianyar yang ikut pelatihan Barista gunakan kesempatan ini dengan baik, sehingga bisa menjadi pengusaha Barista yang sukses ke depan,” tegas Bupati Mahayastra.

1bl#bn-13/3/2021

“Jadilah nanti pengusaha yang profesional dan dikagumi yang lahir dari nol, sehingga semuanya tidak perlu jadi Bupati Gianyar, karena sebagai bupati di Gianyar hanya ada satu. Karena itu, kita akan adakan tiap tahun pelatihan ini,” tutupnya. ama/ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button