Pemprov Bali Target Groundbreaking PSEL Denpasar Juni 2026

Denpasar, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah pusat menargetkan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar dapat segera dimulai dengan groundbreaking pada akhir Juni 2026.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Pemprov Bali, pemerintah pusat, serta investor Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd yang akan mengembangkan proyek Waste-to-Energy (WtE) di Bali pada Rabu (11/3/2026).
Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti menyampaikan bahwa proyek PSEL yang masuk dalam batch pertama nasional, termasuk Bali, akan segera dibahas dalam rapat koordinasi terbatas pemerintah pusat.
Sebagai tahap awal, pemerintah pusat menargetkan peluncuran proyek di empat lokasi pada 6 April mendatang yang akan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Danantara.
“Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan PKS antara Pemda dan BUPP Danantara, termasuk komitmen jumlah volume sampah yang akan diolah setiap harinya,” ujarnya.
Investor proyek memastikan teknologi yang digunakan di PSEL Bali akan memenuhi standar emisi Eropa sehingga tidak mencemari udara. Selain itu, fasilitas ini dirancang dengan sistem zero limbah air atau lindi sehingga tidak menghasilkan limbah cair yang mencemari lingkungan.
Residu hasil pengolahan sampah juga akan dimanfaatkan kembali, antara lain sebagai bahan material konstruksi seperti conblock, paving block, maupun produk bangunan lainnya.
Untuk mendukung sistem pengelolaan sampah modern tersebut, pemerintah pusat bersama investor juga menyiapkan dukungan tambahan berupa truk listrik pengangkut sampah.
Dengan percepatan pembangunan ini, Bali diharapkan menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas PSEL skala besar sekaligus menjadi model pengelolaan sampah terpadu bagi daerah lain di Indonesia. mas/ama/*









