Politik dan Sosial Budaya

Gabungan Komisi I dan II DPRD Badung Sidak Proyek di Tebing Suluban, Soroti Perizinan dan Risiko Lingkungan


Badung, PancarPOS | Gabungan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan yang berlokasi di atas Tebing Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (3/2/2025). Sidak ini difokuskan pada penertiban administrasi perizinan serta kesesuaian pembangunan dengan tata ruang dan aspek lingkungan.

Sidak lapangan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta diikuti sejumlah anggota DPRD Kabupaten Badung dari kedua komisi.

Dalam peninjauan di lokasi, rombongan DPRD Badung melihat langsung kondisi fisik bangunan yang berdiri di kawasan tebing, yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan sekaligus kawasan strategis pariwisata. DPRD menaruh perhatian serius terhadap kelengkapan dokumen perizinan, kesesuaian pemanfaatan ruang, serta potensi dampak lingkungan akibat pembangunan di area tersebut.

Anggota dewan menegaskan bahwa pembangunan di kawasan sensitif seperti Tebing Suluban harus mematuhi aturan secara ketat, baik dari sisi administrasi perizinan, aspek keselamatan, maupun perlindungan lingkungan. Kawasan tebing dinilai memiliki risiko tinggi jika pembangunan tidak dikendalikan dengan baik, terlebih Suluban merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Badung Selatan.

Sidak ini juga melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Camat Kuta Selatan.

Melalui sidak tersebut, DPRD Badung berharap seluruh OPD dapat melakukan pengawasan secara berkelanjutan dan bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran. DPRD menekankan bahwa kepastian hukum dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pembangunan, khususnya di kawasan pariwisata yang memiliki nilai strategis bagi Badung dan Bali secara keseluruhan. mas/ama/*


Back to top button