UKI Jakarta Salurkan Bantuan untuk Lansia Korban Banjir, Layanan Kesehatan Gratis Disambut Antusias Warga

Denpasar, PancarPOS | Warga lansia di Banjar Sumuh dan Banjar Beraban kembali mendapatkan bantuan sosial setelah menjadi korban banjir pada Agustus 2025 lalu. Pada 17 November 2025, Program Dokter Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta turun langsung menyalurkan bantuan dana masing-masing Rp20 juta untuk dua banjar tersebut, sekaligus memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dikoordinasikan oleh mahasiswa Program Dokter Hukum yang juga berprofesi sebagai dokter.
Bantuan dana diserahkan langsung oleh Direktur Program Studi Hukum UKI Jakarta, Prof. Dr. John Piris, dan diterima oleh perwakilan Kelian Banjar Sumuh serta Kelian Banjar Beraban. Sejak diterima, bantuan segera dibagikan kepada masing-masing warga lansia pada sore harinya, agar dapat langsung dimanfaatkan. Para lansia yang hadir sebelumnya telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, seperti cek tekanan darah, konsultasi medis, hingga pengecekan kondisi umum oleh tim dokter muda UKI.

Ketua PHDI Provinsi Bali, Dr. I Nyoman Kenak, SH, yang hadir menyaksikan jalannya kegiatan, memberikan pandangan dalam kapasitasnya sebagai tokoh agama yang mengikuti langsung penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan lintas daerah seperti ini menunjukkan pentingnya solidaritas kemanusiaan. “Warga lansia kita benar-benar membutuhkan dukungan setelah banjir. Kehadiran UKI Jakarta tidak hanya membawa dana, tetapi juga pelayanan kesehatan yang sangat berarti bagi para lansia yang selama ini belum tersentuh layanan medis memadai,” katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris PHDI Provinsi Bali, Putu Wirata Duwikora, yang juga hadir di lokasi. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan relawan dan tim medis UKI berjalan baik, sehingga seluruh lansia yang terdata di dua banjar tersebut dapat menerima bantuan secara merata. “Kami melihat sendiri bagaimana pelayanan kesehatan dilakukan dengan teliti dan humanis. Lansia dicek satu per satu, ditanya keluhan, dan diberi edukasi kesehatan. Setelah itu bantuan dana dibagikan tanpa ada yang terlewat,” ujar pengacara senior ini.

Program Dokter Hukum UKI Jakarta sendiri merupakan inisiatif unik yang menggabungkan pendekatan hukum dan kesehatan dalam pelayanan masyarakat. Kehadiran mahasiswa yang juga dokter di tengah warga memberikan semangat baru dalam bentuk pengabdian masyarakat yang holistik. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban warga lansia yang terdampak banjir serta meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan kesehatan kelompok usia rentan tersebut. ora/ama/kel









