Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Perkuat Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan Krama Adat Pujungan


Tabanan, PancarPOS | Anggota MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali menggaungkan kembali Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Adat Pujungan, Pupuan, Tabanan, pada Selasa (5/12/2023). Pada kesempatan itu, hadir Calon Anggota DPRD Bali nomor urut 3 dari Fraksi PDI Perjuangan di Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari alias M-U beserta jro bendesa adat dan prajuru, Kepala Desa Pujungan, dan tokoh-tokoh masyarakat. Sosialisasi yang digencarkan oleh Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, diikuti krama adat lanang isteri, pecalang, krama subak abian, PKK dan para kelian banjar.

Anggota MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Adat Pujungan, Pupuan, Tabanan, pada Selasa (5/12/2023). (foto: ist)

Seperti biasanya, kehadiran Made Urip disambut krama desa yang sangat merespon positif sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di era milenial. Karena itu, masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Made Urip yang telah hadir memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, karena kesempatan seperti ini sangat jarang sekali. Sebagai warga desa juga sangat membutuhkan pemahaman wawasan kebangsaaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama akibat Medsos (media sosial) sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat, khususnya generasi milenial, sehingga perlu penguatan kembali pemahaman 4 Pilar Kebangsaan.

Di sisi lain, masyarakat juga sangat kagum oleh sosok senior partai, Made Urip yang tetap hadir di tengah-tengah krama Desa Adat Pujungan. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, juga sangat tepat diberikan bagi generasi muda, karena informasi di media sosial yang makin marak akan sangat merugikan jika pemahaman masyarakat tidak dibingkai dengan 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi generasi muda akan melanjutkan pembangunan secara utuh, sehingga harus paham dan yang terpenting implementasinya di masyarakat. Sementara itu, Made Urip mengakui berkat gagasan inisiatif masyarakat bisa menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Adat Pujungan, sekaligus sebagai tugas sebagai Anggota MPR RI.

1th#ik-072.21/8/2023

Apalagi 4 Pilar Kebangsaan ini wajib dipahami oleh generasi muda, sehingga betapa pentingnya 4 Pilar Kebangsaan ini ditanamkan termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, seperti Malayasia, Hongkong, Australia hingga ke negara Eropa. “Dalam sosialisasi ini, sudah lengkap terkait Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Salah satu materi untuk lolos CPNS adalah wawasan kebangsaan. Makanya harus dibaca-baca agar paham dan bisa diimplementasikan di masyarakat,” beber Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup yang sangat konsen membantu dan memperhatikan generasi milenial tersebut.

Dijelaskan, terkait Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini dicetuskan pertama kali oleh Ketua MPR RI, Taufik Kiemas (alm), karena melihat kondisi bangsa yang terus mengalami degradasi dan rongrongan dari luar dan dalam negeri. Karena itu seluruh anggota MPR RI wajib sekarang mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaaan untuk menambah wawasan berbangsa dan bernegara seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, jika tidak diperkuat dengan 4 Pilar Kebangsaan bisa terjadi perpecahan dan disintegrasi bangsa yang seharusnya terus dijaga bersama.

1th#ik-087.27/10/2023

Karena itu, poin-poin 4 Pilar Kebangsaan ini harus diimplementasikan dan dintonjolkan di tengah-tengah masyarakat yang harus diberikan secara terus menerus. “Sentuhan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ini, yakni Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai alat pemersatu bangsa, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” papar Made Urip. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button