Nasional

Asian Food Composition Database Siapkan Solusi Komposisi Asupan Makanan Seharusnya


Badung, PancarPOS | Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Indonesia yang tergabung dalam Asian Food Composition Database (AFCD) bekerjasama dengan pemerintah Korea Selatan mengadakan kegiatan workshop terkait data komposisi pangan di negara Asia yang diikuti oleh sekitar 13 negara Asia di Grand Inna Kuta Bali pada Selasa, (22/8/2023). Proyek ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan, harmonisasi, dan pengelolaan informasi tanah yang efektif di negara-negara yang berpartisipasi dalam Asian Food and Agriculture Cooperation Initiative (AFACI).

1bl#ik-084.20/8/2023

Frof. Dr. Fadjry Djufry dari AFCD yang hadir dalam sambutannya menyampaikan bahwa komposisi makanan masyarakat disatu daerah perlu mendapat perhatian dalam hal mencakup asupan agar komposisinya seimbang sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kualitas asupan dalam kesehatan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa kemiskinan ekstrim yang masih ada agar segera diperbaiki tidak hanya dari segi pendapatannya tapi juga kesehatannya, sehingga ada keseimbangan antara taraf hidup dan kesehatannya.

“Seperti di negara-negara maju, komposisi database ini sudah lama dilakukan dan digunakan untuk mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan asupan yang dibutuhkan, membangun industri pangan yang sehat dimulai dari hulu sampai hilir, melibatkan banyak hal dalam menyusun kembali komposisi dengan mengubah Mindset masyarakat Indonesia,” jelasnya.

1bl#ik-016.4/4/2023

AFACI beranggotakan 15 Negara yakni, Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Lao PDR, Indonesia, Kyrgyzstan, Mongolia, Myanmar, Nepal, Filipina, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, Korea Selatan dan Usbekistan. Namun dalam kegiatan ini dihadiri hanya 13 negara dalam kerangka Global Soil Partnership (GSP) diarahkan untuk membangun kualitas masyarakat guna membantu setiap negara anggota mengembangkan sistem informasi pertanahannya sendiri untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dalam pengelolaan tanah berkelanjutan, dan untuk kepentingan nasional masing-masing negara anggota.

Dr. Dongjin Yoon dari dari Korea Selatan menjelaskan bahwa AFACI mencakup semua tahapan dalam pengembangan sistem informasi tanah, termasuk penyelamatan data profil tanah dan peta tanah yang akan memungkinkan para ahli nasional mengelola data tanah secara efisien melalui sistem informasi tanah dalam memproduksi sebuah produk sehingga masyarakat memahami apa yang mereka konsumsi.

1bl#ik-21/7/2021

“Di negara kami, anak-anak muda sudah banyak yang mulai membangun usaha atau startup berupa produk makanan dengan menggunakan database sebab masyarakat sudah mulai peduli dengan apa yang layak untuk di konsumsi, memahami diri sendiri adalah memahami apa yang di konsumsi dan apa yang terkandung dalam asupan tersebut berdasarkan data keilmuan, jadi sangat penting sekali karena masyarakat Indonenesia memiliki pola hidup yang hampir sama dengan orang Korea,” jelas Dr. Dongjin Yoon.

Dr. Dongjin Yoon menambahkan, bagian penting dari proses ini adalah pembangunan kapasitas yang akan memungkinkan para ahli nasional mengelola data tanah secara efisien melalui sistem informasi tanah dan mengirimkan produk yang dibutuhkan secara nasional dan internasional.

1bl#bn-29/8/2020

Melalui harmonisasi data dan peta tanah, proyek ini memupuk kerjasama antar negara anggota, mempromosikan pembagian data tanah dan pertukaran ilmiah. Pada akhirnya, ini akan berkontribusi pada Sistem Informasi Tanah Global (GLOSIS) GSP yang akan membawa data yang dibagikan melalui sistem informasi nasional ke skala global.

“Masih ada kondisi negara anggota yang baru memulai penerapan program AFACI, jadi ada semacam insentif bagi negara-negara yang baru memulai agar bisa mengejar ketertinggalan maka dalam kesempatan ini kami memberi penghargaan kepada mereka yang terlibat dalam pengembangan program yang pesat di negara masing-masing, hari ini kami melihat Indonesia dan Thailand mengalami kemajuan dalam program AFACI,” tutupnya. day/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button