Ekonomi dan Bisnis

Bank BPD Bali Cabang Seririt Ajak 400 Pelajar di Desa Pejarakan Sulap Sampah Plastik Jadi “Tabungan Simpel”


Buleleng, PancarPOS | Tak hanya sukses melakukan berbagai inovasi dan terobosan dengan berbagai layanan prima Bank BPD Bali. Bahkan kali ini, Bank BPD Bali Cabang Seririt kembali mengajak para pelajar untuk bisa menyulap sampah plastik menjadi “Tabungan Simpel” atau Simpanan Pelajar. Promo tersebut dilakukan saat Bank BPD Bali Cabang Seririt melaksanakan Literasi dan Inklusi Keuangan dengan integrasi Tabungan Simpel dan Tabungan Sampah di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Selasa, (16/8/2022). Kegiatan ini sebagai program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang dicanangkan oleh OJK bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang turunan program literasi dan inklusi keuangannya, berupa Tabungan Simpel, sekaligus menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang disambut sangat positif oleh ratusan siswa yang berasal dari dua sekolah yang ada di Desa Pejarakan. Terbukti mereka secara antusias langsung mendaftarkan diri sebagai nasabah Tabungan Simpel hingga terkumpul 400 rekening, sehingga total Tabungan Simpel yang sudah tercatat di Bank BPD Bali Cabang Seririt sudah mencapai 1.307 rekening.

1th#ik-16/8/2022

Saat dikonfirmasi, seijin Kepala Bank BPD Bali Cabang Seririt, Sanjaya Caesar, SH., MH., Kasi DJA Bank BPD Bali Kantor Cabang Seririt, Ni Luh Putu Sri Purnamiasih bersama Kasi Kredit BPD Bali Cabang Seririt, Ketut Erik Priatama Wijaya Putra, SE., MM., mengungkapkan kegiatan kali ini, juga bekerja sama dengan Bank Sampah Sanker Bersehati yang diikuti 200 siswa dari setiap sekolah, sehingga langsung terdaftar 400 rekening Tabungan Simpel baru. “Tujuannya untuk mengedukasi anak belajar menabung sejak dini. Tidak harus dengan uang, lewat program ini bisa menabung lewat sampah plastik,” ujarnya. Dikatakan, setiap anak sekolah akan mengumpulkan sampah plastik bekerja sama dengan Sanker Bersahati. Sampah yang terkumpul ini kemudian diambil di sekolah. Lebih lanjut pihaknya berharap melalui Tabungan Simpel ini, para pelajar khususnya di Seririt bisa menabung sejak dini. “Agar anak-anak nantinya bisa mengerti sampah ini juga bisa bermanfaat menjadi tabungan,” ujarnya.

1bl#ik-12/8/2022

Ke depan, pihaknya akan menyasar sekolah lain untuk bekerja sama melalui Tabungan Simpel. “Ini sesuai Pergub Bapak Gubernur Bali, sampah dipilah dari sumber. Harapan kami seluruh masyarakat bisa memilah sampah, karena mengacu Pergub ini,” ujarnya. Adanya program itu, siswa merasa senang, bisa menghasilkan uang dari sampah. “Nanti anak dapat tabungan sampah. Dari siswa tergantung berat dan harga. Aqua gelas dan plastik sekian harganya, jadi beda nilai per siswa,” ujar dia. Karena itu, pihak bank sampah juga merasa dipermudah dengan program ini. “Ini mengurangi pembayaran secara cash,” ujarnya. Ke depannya untuk siswa SD, agar bisa mengetahui pengelolaan sampah, sehingga bisa berpikir bahwa sampah bisa jadi uang. “Sehingga anak bisa mengajak orang tua dan lingkungan bersih,” jelasnya.

1bl#ik-14/8/2022

Pada kesempatan yang sama, Bank BPD Bali Cabang Seririt juga melakukan sosialisasi atas produk kredit program pemerintah yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam ramgka meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Buleleng bagian barat pada khususnya. “Program KUR Bank BPD Bali ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM,” imbuhnya. Lebih lanjut di tambahkan Salah satu program unggulan TPAKD Kabupaten Buleleng (literasi dan inklusi keuangan) ini, diharapkan dapat mendorong percepatan akses keuangan daerah. Bank BPD Bali Cabang Seririt melakukan pengenalan program Tabungan Simpel yang diintegrasikan dengan tabungan sampah. “Selain mendidik siswa agar rajin menabung, diharapkan menggerakan siswa untuk peduli sampah, karena sampah plastik bisa ditabung melalui bank sampah dan uangnya bisa masuk ke rekening tabungan,” tandasnya.

12th#ik-1/8/2022

Selain literasi keuangan tersebut, Bank BPD Bali Cabang Seririt juga mensosialisasikan produk-produk layanan e-channel unggulan lainnya, seperti QRIS Bank BPD Bali dan produk unggulan terbarunya yaitu fitur dompet digital, BaliPay dalam rangka mengedukasi masyarakat akan pentingnya digitalisasi keuangan dan pembayaran non-tunai. Di sisi lain, Perbekel Desa Pejarakan, I Made Astawa mengaku sangat mendukung program bank sampah dari Bank BPD Bali Cabang Seririt dengan menggandeng bank sampah dan bekerja sama dengan dua sekolah di Desa Pejarakan. “Semoga program positif ini dapat terus berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya. Kami selaku perbekel mendukung penuh program ini. Apalagi di desa dinas ada pengolahan sampah berbasisi sumber, yakni TPS3R,” tandasnya. ama/tim/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button