Made Urip Bawa Oleh-oleh 500 Paket Ikan, Perluas Safari Gemarikan di Gianyar

Gianyar, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mengerakan gemar makan ikan atau Gemarikan. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang akrab disapa M-U itu, memperluas Safari Gemarikan dalam rangka percepatan penurunan stunting dan gizi buruk di Kabupaten Gianyar pada Jumat (1/4/2022). Kegiatan Gemarikan yang dipusatkan di Wantilan Puspem Kecamatan Payangan ini, bersama Ketua TP PKK Gianyar, Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, juga sempat melakukan peninjauan kegiatan Posyandu, sekaligus secara simbolis menyerahkan oleh-oleh bantuan 500 paket olahan dan ikan segar kepada masyarakat Payangan.

Pada kesempatan itu, hadir Anggota DPRD Gianyar dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Kadel, SH., perwakilan Kepala Dinas Perikanan Gianyar dan Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Camat Payangan beserta jajaran TP PKK Payangan, beserta Kader Posyandu Payangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan gerakan ayo makan ikan dengan tema “Makan Ikan, Sehat, Kuat dan Cerdas”. Seperti diungkapkan Ayu Arini, salah satu Warga Puhu merasa sangat bersyukur dengan kehadiran Made Urip yang terus menggencarkan gerakan makan ikan. Apalagi di desa khususnya sangat jarang makan ikan selama ini. “Jadi kami sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip atas perhatian dan memberikan bantuan paket ikan ini dengan datang langsung ke desa kami,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua TP PKK Gianyar, Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra sangat antusias menyambut kedatangan Made Urip yang selama ini selalu memperhatikan dan membantu masyarakat Gianyar. Apalagi kali ini bersama KKP juga menggerakan gemar makan ikan untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Gianyar. Disadari selama ini, produktifitas sektor perikanan di Gianyar cukup baik dengan produksi perikanan budidaya sebesar 1.132 ton pertahun dan perikanan tangkap 560 ton pertahun, sehingga selama pandemi Covid-19 sangat membantu ketahanan pangan masyarakat Gianyar. “Sekarang kita harus ajarakan anak usia dini belajar makan ikan, karena anak-anak kita jarang makan ikan, baik lele, gurami, nila dan sebagainya. Sehingga kita orang tua harus sering memberi makan ikan, karena gizinya sangat baik, terutama bagi ibu hamil dan bayi lima tahun,” beber Istri Bupati Gianyar Made Mahayastra itu.

Sementara itu, Fungsional Utama Pembinaan Mutu PDSPKP KKP, Innes Rahmania menyampaikan akan berupaya membantu pembangunan kampung budidaya ikan berbasis lokal untuk pengembangkan sektor perikanan, karena ikan memiliki gizi berupa omega 3 yang sangat baik bagi otak anak-anak di masa keemasan, sehingga bisa menjadi tumbuh sehat dan cerdas. Namun sayangnya tingkat konsumsi ikan masih rendah rata-rata 45 kg perkapita pertahun, meskipun sudah mulai meningkat menjadi 53,9 kg pertahun. “Tapi jika dibandingkan dengan Jepang masih jauh di atas tingkat konsumsi ikan di Indonesia,” tandasnya, seraya mengakui pemerintah pusat akan terus mendorong tingkat konsumsi ikan untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Indonesia. “Jadi jika banyak mengkonsumsi ikan, maka anak-anak akan menjadi sehat dan cerdas, selain bisa mencegah anemia dan stres,” ujarnya.

Untuk itu bersama Made Urip kali ini, juga akan berupaya menggali UMKM yang bergerak di sektor perikanan, selain mengkampanyekan gerakan gemar makan ikan bersama untuk menggali potensi sektor perikanan di Gianyar. “Produk ikan apa yang dikembangkan berasal dari UMKM di Gianyar, sehingga bisa menggerakan ekonomi,” imbuhnya. Usai menyerahkan 500 paket pertama dari total 1.000 paket olahan dan ikan segar di Bali, Made Urip mengakui Gemarikan ini sebagai program bersama Komisi IV DPR RI dengan KKP. Karena itu gerakan gemar makan ikan ini akan terus digalakan untuk meningkatan gizi masyarakat, sekaligus mempertahankan ketahanan pangan. Salah satunya dengan diversifikasi pangan, agar generasi muda bisa tumbuh sehat dan cerdas melalui pengolahan produk perikanan ini. “Saya akan berupaya membantu Kabupaten Gianyar, baik di sektor pertanian, perikanan dan program lainnya. Karena kemajuan di Gianyar sudah sangat luar biasa, misalnya pembangunan fisik yang sudah terwujud, seperti Pasar Gianyar yang megah, sehingga membuktikan Bapak Bupati sungguh-sungguh bekerja untuk rakyatnya,” papar M-U.

Anggota DPR RI lima periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, menekankan dampak pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran luar biasa, sehingga ke depan tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor saja, yakni pariwisata yang resistensinya cukup tinggi akibat bencana dan penyakit. Terbukti saat ini pariwisata Bali sudah sangat lesu, meskipun sekarang ini sudah kembali bangkit, karena kunjungan wisatawan mulai berdatangan. “Mudah-mudahan pemulihan ekonomi Bali semakin cepat. Apalagi penerbangan internasional mulai dibuka. Saya yakin Bali cepat pulih, ekonomi tumbuh dan bangkit. Namun harus berhati-hati jangan hanya kembali bergantung pada sektor pariwisata saja, sehingga pertanian kita harus terus bangkit. Seperti di Gianyar terutama di wilayah Payangan dan Tegallalang yang harus terus dibenahi bersama,” pungkas politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang biasa dikenal sebagai Wakil Rakyat sejuta Traktor ini. nantama/ksm









