Ekonomi dan Bisnis

Berkat Gubenur Koster, Kolaborasi UMKM Bali Produksi Kopi-Arak “Balista”


Badung, PancarPOS | Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali adalah keberpihakan nyata pada kearifan lokal kita di Bali, yaitu dengan mulai menggeliatnya usaha destilasi arak Bali yang dipersembahkan di era Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sebagai kado istimewa kepada kaum Marhaen petani arak Bali. Kebijakan pemimpin era Bali baru tersebut, direspon sangat positif oleh berbagai kalangan dan pelaku usaha. Salah satunya, perusahaan UMKM dari PT Kaya Anugerah Bali (KAB) yang meluncurkan minuman kopi-arak alkohol (coffee liqueur) dengan brand “Balista” di Hotel Nikko Bali, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (15/12/2021).

Insert foto: PT Kaya Anugerah Bali (KAB) yang meluncurkan minuman kopi-arak alkohol (coffee liqueur) dengan brand “Balista” di Hotel Nikko Bali, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (15/12/2021).

Berkat Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini, kembali bisa mengangkat kebiasaan masyarakat minum kopi dicampur arak di Bali. Dengan melihat potensi pasar yang ada tersebut, PT KAB sendiri lahir dari kolaborasi dari Wayan Suantara – produsen arak UKM asal Karangasem, Wayan Terima – petani kopi asal Badung, PT Sarana Bali Ventura (SBV)perusahaan ventura, dan PT Lumina Kaya Indonesia (KAYA.ID) – perusahaan inkubasi bisnis UMKM. Balista menggabungkan dua kualitas komoditas unggulan Bali, yakni kopi dan arak menjadi satu produk minuman coffee liqueur berkualitas. Dengan dukungan pendanaan dari SBV dan strategi pemasaran yang handal dari KAYA.ID, Balista diharapkan tidak hanya menjadi pemain minuman beralkohol lokal atau nasional saja, tetapi juga merambah ke pasar internasional.

Pada kesempatan itu, Komisaris PT Kaya Anugerah Bali, yang merupakan Direktur dari KAYA.ID, Nita Kartikasari, berharap ini adalah produk terobosan bagi sebuah brand asal Bali. Perpaduan kopi dan arak Bali diyakini akan bisa menjangkau pasar yang lebih besar dan potensial. “Balista ini merupakan sebuah terobosan baru bagi UMKM di Bali, dimana untuk pertama kalinya ada kolaborasi antara 2 UMKM bersatu bersama dengan KAYA.ID dan SBV, menghasilkan produk baru dengan brand baru yang potensial tidak hanya di Bali, tetapi di pasar internasional,” ujar Nita, panggilan akrabnya. Balista hadir dengan kemasan botol 200ml yang menarik. Akan tetapi dalam waktu dekat, Balista berencana untuk menghadirkan botol berukuran 700 ml yang unik. “Saat ini memang kami hanya meluncurkan botol 250 ml ini. Tetapi tahun depan, kami sudah berencana untuk menghadirkan Balista di botol yang lebih besar,” ujar Nita.

1bl-bn#5/1/2020

Sementara itu, pengusaha UMKM produsen arak Wayan Suantara mengatakan bahwa dirinya sangat gembira bisa menjadi bagian dari kolaborasi ini dan akhirnya melahirkan coffee liqueur Balista. “Gairah berusaha para pengrajin arak Bali kian meningkat setelah Bapak Gubernur menerbitkan Pergub yang mengatur tata kelola minuman arak Bali. Kami berharap, sejalan dengan membaiknya kondisi pandemi dan pemulihan ekonomi Bali, pemasaran produk ini dapat segera berdampak positif bagi para UMKM yang terlibat,” ujar pria asal Karangasem ini. Proses pembuatan dan uji coba Balista dengan berbagai varian telah dimulai sejak bulan September 2020. Beberapa varian telah berhasil digarap dan telah diuji/tes rasa dan aroma dengan melibatkan pecinta minuman kopi beralkohol lokal dan dari profesional bartender.

Balista sudah melewati uji laboratorium Universitas Udayana dan uji laboratorium forensik Polda Bali. Coffee liqueur ini juga sudah mengantongi surat izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejak 28 Mei 2021. Komisaris PT KAB, Made Gunawirawan, mengatakan Balista memiliki mimpi besar mengangkat kelas arak Bali dan kopi Bali melalui produk coffee liqueur khas Bali yang selama ini dikenal sebagai minuman untuk kalangan masyarakat pedesaan. Dia berharap Balista bisa masuk ke pasar berbagai pasar modern, restaurant, bar dan cafe. “Kami mempunyai mimpi besar bahwa Balista dapat mengangkat martabat minuman kopi beralkohol khas Bali menjadi minuman berkelas. Kemudian Balista ini juga dapat hadir di berbagai supermarket terkenal nasional dan mancanegara, lalu di restoran, kafe, baru dimana-mana,” ujar Made Gunawirawan yang juga Direktur Utama PT Sarana.

1bl#ik-7/11/2021

Akan tetapi Made Gunawirawan lebih jauh mengatakan bahwa kolaborasi ini adalah perwujudan dari usaha Indonesia untuk memajukan pengusaha atau produk-produk UMKM, sesuai dengan arahan dan dorongan pemerintah, termasuk dari Presiden Joko Widodo. “Usaha kita ini tidak terlepas dari dorongan pemerintah untuk terus mendukung wirausaha UMKM di berbagai daerah di Indonesia untuk lebih maju dan bahkan bisa menjadi produk internasional, sesuai dengan harapan Bapak Presiden Joko Widodo sendiri. Mudah-mudahan usaha kita dapat berjalan lancar dan sesuai harapan tersebut,” tambah Gunawirawan. Balista dapat dibeli secara online di WhatsApp (08125481997) dan https://tokko.io/balistacoffeeliqueur. Follow media sosial Balista di instagram @balistacoffeeliqueur. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button