Politik dan Sosial Budaya

Urus Perut Rakyat, Made Urip Salurkan Total 1.500 Paket Gemar Makan Ikan


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., melanjutkan penyaluran bantuan sebanyak 300 paket ikan sehat dan segar yang dipusatkan di Kantor Perbekel Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Selasa (30/5/2023). Bantuan program Gemar Makan Ikan tahap ketiga ini, bagian dari total 1.500 paket ikan untuk perangi kasus stunting dan gizi buruk di tengah masyarakat di Tabanan. Penyerahan bantuan yang diperjuangkan oleh Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, secara langsung dan simbolis bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) didampingi Anggota DPRD Tabanan Fraksi PDI Perjungan, I Nyoman Arnawa, S.Sos., alias Komet beserta Ni Made Dewi Trisnayanti, SH. Bantuan paket ikan yang diguyur oleh Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, sebelumnya, juga disalurkan 300 paket ikan di Desa Kukuh, Marga, Tabanan dan 400 paket ikan di tiga desa, yakni Desa Dajan Peken, Dangin Peken dan Delod Peken, Kota Tabanan, serta sisanya 500 paket ikan akan diserahkan di daerah lain.

1th#ik-039.15/5/2023

Seperti sebelumnya, penyerahan bantuan Gemar Makan Ikan, juga membagikan baju kaos “Ayo Makan Ikan”, serta sejumlah dana transport bagi semua penerima bantuan. Perbekel Desa Penebel, I Gusti Agung Ketut Sastrawan, ST., menyampaikan kehadiran Made Urip sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang kali ini datang untuk mengurangi stunting dan giri buruk di Desa Penebel. Apalagi kegiatan ini mendukung langsung tingkat kesehatan masyarakat, sehingga tidak ada warga yang menderita stunting dan gizi buruk. Ke depan pihaknya akan terus mengejar derajat kesehatan masyarakat, termasuk bidang lainnya sebagai desa digital, sekaligus mewujudkan desa bersih dengan penanganan sampah berbasis sumber untuk mewujudkan desa sehat, bersih dan nyaman. Selain itu, juga membentuk kelompok ikan sebagai wujud ketahanan pangan masyarakat. “Karena itu kami ucapkan terima kasih atas program bantuan yang diberikan dan kami harapkan terus berkelanjutan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tabanan, A.A. Ngurah Suryana mengatakan kembali kedatangan Made Urip sebagai “Bapak Kita” yang sangat rajin turun ke tengah masyarakat. Walaupun Made Urip sudah sering berkunjung ke pelosok desa, namun kali ini secara khusus membawa bantuan paket ikan sehat dan segar bagi masyarakat Desa Penebel untuk mendukung Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani (AUM). Bantuan paket ikan ini disadari mengandung protein dan Omega 3 yang tinggi untuk meningkatkan asupan giri masyarakat, khususnya para ibu hamil dan menyusui, agar melahirkan anak yang sehat dan cerdes. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip bersama KKP yang kembali menurunkan bantuan paket ikan, khususnya di Tabanan. Bantuan ini sangat berguna untuk membentuk generasi yang unggul dan cerdas di masa mendatang,” bebernya.

1bl#ik-016.4/4/2023

Sementara itu, Kabid Pengolahan dan Hasil Perikanan, I Wayan Wirawan membacakan sambutan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, mengungkapkan kegiatan Peluasan Safari Gemar Makan Ikan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting dan Gizi Buruk di Bali dengan tema “Ayo Makan Ikan, Sehat, Kuat dan Cerdas” itu, sangat dipresiasi, karena dijadikan salah satu tempat kegiatan. Pihaknya sangat menyambut baik inisiasi Made Urip tersebut, karena sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk menyadarkan masyarakat mengkonsumsi makan ikan semakin meningkat. Apalagi makan ikan sangat baik dan lebih ungggul dari protein hewani lainnya yang gizinya juga jauh lebih lengkap. Karena itulah, meskipun angka stunting di Bali sangat rendah dibandingkan rata-rata nasional, namun sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk terus menurunkan angka stunting yang menyasar anak-anak. “Kegiatan Ayo Makan Ikan ini bisa mendukung Pemerintah Provinsi Bali menurunkan angka stunting, sehingga sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip untuk mendorong masyarakat mengkonsumsi makan ikan,” tandasnya.

Mewakili Dirjen Penguatan Daya Saing Produk KKP, Gilang Septarina selaku Subkoordinator Promosi Dalam Negeri mengaku sangat bersyukur bisa kembali bersinergi dengan Made Urip, sehingga dapat bertatap muka untuk mengentaskan stunting dan gizi buruk di tengah masyarakat. Bantuan paket ikan kali ini lebih konkrit dan menyentuh langsung masyarakat yang dibagikan secara bertahap di tiga desa di Tabanan dengan total 1.500 paket ikan yang isinya ikan Selungsung, ikan Tongkol dan olahan ikan berupa siomay ikan dan nugget ikan. Berdasarkan data Susenas tahun 2021, Kebutuhan Ikan Dalam Rumah Tangga Provinsi Bali sebesar 20,45 kg/kapita dan Tabanan sebesar 17,89 kg/kapita. Angka ini masih dibawah rata-rata nasional tahun 2021 sebesar 35,36 kg/kapita, sehingga masih perlu terus ditingkatkan. “Salah satu indikator kinerja utama KKP adalah angka konsumsi ikan nasional. KKP mencatat, angka konsumsi ikan nasional mencapai 55,37 kg/kapita setara ikan utuh segar pada tahun 2021,” bebernya.

1bl#ik-041.14/5/2023

Angka itu tumbuh 1,48% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 54,56 kg/kapita setara ikan utuh segar. Target angka konsumsi ikan tahun 2024 sebesar 62,5 kg/kapita setara ikan utuh segar perlu dicapai dengan kerja keras bersama. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Made Urip, karena sangat perhatian dengan masyarakat, dan ke depan diharapkan bisa terus bersinergi dan berkolaborasi dengan program lainnya ke depan,” jelasnya. Di sisi lain, Komet yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Made Urip yang selalu datang membantu masyarakat. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tabanan ini, mengakui Made Urip tidak ada hentinya turun ke tengah masyarakat. Bahkan saat ini, sudah datang jauh-jauh untuk membawa oleh-oleh bantuan paket ikan untuk warga Penebel, agar ibu-ibu hamil dan menyusui bisa terus hidup sehat. Karena itulah, bantuan ini agar bisa memotivasi masyarakat untuk terus mengkonsumsi makan ikan, sekaligus bisa membentuk kelompok-kelompok budidaya ikan di Tabanan. “Jika terus makan ikan dipastikan setiap anak yang lahir dari dalam kandungan bisa sehat, cerdas dan kuat. Karena itulah saya sangat berterima kasih kepada Pak Made Urip, dan bersama seluruh kader PDI Perjuangan selalu siap berada di tengah masyarakat,” ucap Komet.

Pada kesempatan itu, Made Urip menegaskan bantuan paket ikan ini diperjuangkan untuk para ibu hamil dan menyusui di Tabanan. Pihaknya menjabarkan program yang bersinergi dengan KKP ini untuk melaksanakan tugas menurunkan angka stunting dan gizi buruk di seluruh Indonesia. Namun di Desa Penebel tidak ada angka stunting dan gizi buruk, karena potensi sektor pangannya masih sangat luar biasa. Apalagi program di Desa Penebel Kaja sudah mengangkat potensi desa di bidang kesehatan untuk mencegah stunting dan gizi buruk. Disadari sebagai daerah agraris di Bali, khususnya di Tabanan sangat jarang bisa menemukan orang yang tidak mampu makan, karena potensi sektor pertanian terus digali. “Semua sektor di Bali agar bisa terus digali, sehingga tingkat kemakmuran dan kesehteraan masyarakat bisa terus meningkat,” kata M-U yang diberi predikat sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang sudah 5 periode sebagai Anggota DPR RI dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan peringkat ke-7 seluruh nasional.

1bl#bn-29/8/2020

Untuk itulah, Made Urip yang hampir selama 25 tahun menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI yang khusus mengurus perut rakyat ini, mengaku akses program dan bantuan tersebut ke depan akan terus dilanjutkan, hingga tahun 2024 mendatang. “Tiang tidak akan surut-surut untuk meminta dukungannya nanti,” tegas M-U. ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button