Nasional

Dilantik Jadi Ketua FPPI Buleleng, Lilik Nurmiasih Tancap Gas Majukan Perempuan Bumi Panji Sakti


Buleleng, PancarPOS | Usai dilantiknya sebagai Ketua DPC FPPI (Dewan Pimpinan Cabang Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia) Buleleng sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan perempuan pada Selasa kemarin (27/4/2021), Ni Made Lilik Nurmiasih langsung tancap gas memberikan program unggulannya untuk memajukan para perempuan Bumi Panji Sakti. Hal tersebut dilakukan, akibat kondisi pandemi yang berkepanjangan banyak kepala rumah tangga yang terkena PHK, maka peran perempuan dalam membantu ekonomi terutama dalam lingkup rumah tangga sangat diperlukan.

Insert foto: Ni Made Lilik Nurmiasih bersama jajajaran pengurus saat dilantik menjadi Ketua DPC FPPI Buleleng.

Untuk itulah, Lilik Nurmiasih langsung bergerak untuk mendata anggota atau kader yang memiliki keterampilan khusus di bidangnya untuk memberikan pelatihan-pelatihan dalam rangka pemberdayaan perempuan. Mulai dari pelatihan atau penyuluhan pembuatan Echo Enzim, hingga pelatihan perempuan di bidang pertanian, perkebunan dan kelautan yang bekerja sama dengan Kementerian Desa.

“Program awal saya akan memberikan pelatihan Echo Enzim kepada para wanita Buleleng untuk menjadikan menjadikan perempuan mandiri, berdaya guna, dan berwawasan luas demi kemajuan bangsa. Melaksanakan program kerja dan menjunjung tinggi harkat martabat FPPI untuk kemajuan perempuan khususnya DPC FPPI Kabupaten Buleleng,” ungkap Lilik yang juga menjadi Anggota Komisi III DPRD Buleleng dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Selasa (27/4/2021).

1th#ik-16/4/2021

Lanjut Lilik, pihaknya akan memastikan setiap programnya akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga dirinya bersama pengurus yang dilantik oleh Ketua DPD FPPI Prov Bali, Ni Luh Putu Eka Susilawati, akan segera melakukan audensi dengan Bupati Buleleng. Tujuannya untuk menggenjot program yang sangat berguna membangun kesadaran perempuan terhadap kesetaraan gender, agar mampu mengembangkan potensi yang ada pada diri perempuan. Karena itu, perempuan Buleleng akan dapat mandiri dan berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan termasuk pembangunan nasional, sehingga punya peran yang luar biasa.

“Peran wanita sangat diperlukan sekarang apalagi kondisi saat ini sedang pandemi yang berkepanjangan, dan saya berharap ibu rumah tangga punya peran strategis di dalam perekonomian keluarga,” paparnya. Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FPPI Provinsi Bali NI Luh Putu Eka Susilawati juga meminta DPC FPPI Buleleng bisa bersinergi dengan instansi-instansi dan SKPD terkait. Sinergi bisa dilakukan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, hukum dan HAM, ekonomi, budaya serta tentunya pemberdayaan perempuan. Pengurus yang baru saja dilantik juga diminta untuk menyusun program kerja yang bisa dilakukan dengan dana mandiri ataupun CSR.

1th-ksm#5/2/2021

“Bagaimana kita menggali dana baik mandiri maupun bersinergi membantu perempuan yang sebelumnya belum berdaya. Di Tabanan pernah kita bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) untuk meminta bibit Alpukat. Kita bisa lakukan pemberdayaan, mulai dari menanam, merawat, hingga bisa menghasilkan paling tidak untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. tra/ama

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close