Pariwisata dan Hiburan

dr. Bagus Persembahkan 71 Lukisan Atas Nama Cinta untuk Wanita, Rayakan HUT ke-61 BKFK Unud


Denpasar, PancarPOS | Sosok dr. Gede Bagus Darmayasa kembali menghadirkan warna berbeda serangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (BKFK Unud), Selasa (7/3/2023). Lobi Utama Fakultas Kedokteran Unud, Jalan PB Sudirman Denpasar disulap layaknya galeri berkat 71 buah lukisan Direktur Utama RSU Puri Raharja itu.

1bl#ik-004/31/1/2023

dr.Bagus nama bekennya itu menyebutkan bahwa sebagian lukisan yang dipamerkan ini bertemakan wanita milenial dengan gaya pop art (penuh warna-warni), di samping lukisan para tokoh. Judul pameran ‘’Atas Nama Cinta untuk Wanita’’ diberikan oleh rekannya sesama dokter, yakni dr.Iswahyudi. Uniknya persiapan pameran ini tergolong sangat singkat hanya satu bulan. Untuk membuat lukisan agar cepat selesai, dr.Bagus bahkan dibantu oleh stafnya, terutama untuk mengerjakan tahapan yang termudah.

“Saya alumni FK Unud angkatan 1980. Saya mengambil tema Atas Nama Cinta untuk Wanita. Kenapa wanita? Saya menilai wanita adalah sumber inspirasi. Wanita dimaksud tentunya istri saya dong. Saya memang senang melukis. Hanya saja baru aktif sejak 2014 saat mengemban tugas sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Bangli,” ungkap dr. Bagus sembari mengaku kerap mengirimkan goresan tangannya kepada khalayak luas untuk menjaga temali silaturahmi.

1th#ik-2/3/2022

Menariknya, dr. Bagus menilai lukisan-lukisan karyanya tak ubahnya sebuah resep; resep di atas kanvas. Semacam art therapy yang terbukti menyembuhkan pasien dalam kasus medis tertentu. “Art therapy sudah lama ada. Terapi dari seni. Salah satunya lukisan yang terbukti mengurangi tekanan psikologis seseorang,” urai mantan Direktur RSUD Bali Mandara yang membuat 1.094 lukisan sepanjang tahun 2022.

Dalam pameran tunggal ini yang berlangsung hingga 17 Maret 2023 ini, dr. Bagus menghadirkan 15 buah lukisan bertema wanita dalam berbagai aspek. Mulai dari perjuangan seorang perawat di masa pandemi Covid-19 hingga bagaimana kaum hawa menampilkan diri di tengah pusaran dominasi kaum adam. “Saya memberikan cinta kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana lewat lukisan. Di sini saya lahir dan menjadi lebih berarti,” ungkap dr. Bagus yang ikhlas menerima julukan sebagai dokter yang melukis atau sebaliknya pelukis yang dokter.

1bl#ik-003/31/1/2023

Dalam kesempatan itu Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengapresiasi kreativitas dr. Bagus yang memberi warna bagi perkembangan dunia seni lukis di Bali. Dia juga menyatakan salut karena Dirut RSPR itu sangat rajin mengirim foto-foto lukisannya setiap hari lewat WhatsApp (WA) ke para koleganya. Sementara itu, Gede Wirata menyebut bahwa langkah dr.Bagus ini merupakan suatu terobosan untuk membangkitkan seni rupa Bali sehingga lebih dikenal dunia internasional.

Dia menyarankan agar pameran semacam ini juga digelar di hotel-hotel dengan dibantu oleh BI. ‘’Ini tonggak menuju kehidupan seni Bali yang lebih baik dan patut didukung bersama,’’ tandas pemilik kapal pesiar Bounty Cruise ini. Dia mengaku bahwa untuk mengatur waktu melukis maupun mengurus rumah sakit, diperlukan pengaturan momen yang tepat. Dia terkadang berkarya tanpa mengenal waktu dan tempat. Karya-karya yang dilahirkanya pun beragam dan sangat cepat. tim/sur/ang/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button