Agus Mulyawan Sindir Pemerintah: Sibuk Seremoni, Rakyat Hanya Jadi Penonton Tanpa Hasil Nyata

Denpasar, PancarPOS | Pengacara kondang sekaligus pengamat kebijakan, I Kadek Agus Mulyawan, SH., MH., melontarkan kritik pedas terhadap jalannya pemerintahan di Indonesia. Menurutnya, pejabat publik terlalu sibuk dengan seremoni, peresmian, hingga bagi-bagi penghargaan, sementara rakyat masih menunggu hasil nyata dari program pembangunan.
“Pemerintah kita seperti terjebak dalam euforia panggung seremonial. Semua diukur dari berapa banyak acara, seberapa besar panggung, dan seberapa meriah pemberitaan. Padahal yang ditunggu masyarakat bukan itu, melainkan kebijakan yang benar-benar terasa dampaknya,” ujarnya dengan tegas pada Rabu (24/9/2025).
Agus menilai pola semacam ini hanya melestarikan budaya politik pencitraan. “Seremoni memang cepat masuk kamera, cepat jadi headline, tapi manfaatnya minim. Yang lebih penting itu sistem yang dibenahi, kebijakan konkret yang langsung menyentuh kehidupan rakyat. Kalau hanya seremoni, rakyat cuma jadi penonton,” tambahnya.
Ia juga menyoroti wajah birokrasi Indonesia yang masih kental dengan nuansa feodal. Pejabat lebih sibuk menjaga citra di hadapan atasan ketimbang melahirkan inovasi untuk publik. “Kita hanya sibuk dengan kulitnya, tapi isi tidak pernah bergerak. Lihat negara lain, sederhana dalam seremoni, tapi maju pesat dalam inovasi dan pelayanan,” tegasnya.
Sebagai solusi, Agus mendorong pemerintah untuk mengubah arah kerja: bukan lagi berorientasi pada acara seremonial, melainkan pada outcome yang bisa dirasakan langsung. “Kalau kita mau maju, yang dibenahi itu bukan panggung acaranya. Tapi hasil kerja nyata yang benar-benar berdampak bagi rakyat. Itu yang ditunggu, itu yang akan mengangkat wibawa pemerintah,” tutupnya. ama/ksm









