Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Gerakan Menanam Bersama Prajuru 38 Banjar Adat se-Desa Bedha


Tabanan, PancarPOS | Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Drs. I Made Urip, M.Si., usai menanam 2 ribu bibit pohon produktif bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Bali yang juga Gubernur Bali, Dr.Ir. Wayan Koster, MM., beserta Ketua dan Pengurus DPC PDI Perjuangan seluruh Bali, melanjutkan gerakan menanam bersama prajuru 38 banjar adat se-Desa Bedha, Tabanan, Sabtu (23/1/2021) siang. Gerakan menanam tersebut, dihadiri Anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, I Ketut Purnaya beserta Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga dan Anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi serta I Gede Putu Desta Kumara. Sebelum menanam di tengah hujan gerimis itu, Made Urip yang dikenal Wakil Rakyat Sejuta Traktor ini, secara simbolis menyerahkan 1.300 bibit pohon buah produktif kepada 38 kelian banjar adat se-Desa Bedha disaksikan Kertha Desa Adat Bedha, bersama prajuru banjar adat serta Relawan Pecalang Kebo Iwa Desa Adat Bedha.

1bl/bn#23/1/2021

Penanaman pohon diawali di wilayah Taman Beji Bedha dan kawasan Patung Kebo Iwa. Pada kesempatan itu, Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Surata menyambut baik gerakan menanam serangkaian perayaan HUT ke-48 PDI Perjuangan sekaligus merayakan HUT ke-74 Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarno Putri. “PDIP selalu bersama kita, sehingga tepat hari ini membagi 1.300 bibit dari bantuan Pak Made Urip. Semoga PDIP selalu jaya dan Ibu Mega bisa selalu sehat memimpin partai. Jadi suksma kepada Pak Made Urip dan kader PDIP lainnya,” ujarnya. Di sisi lain, Ketut Purnaya selaku Ketua Tim Penanaman Bibit Kabupaten Tabanan, tak mau berbicara banyak dan prinsipnya sebagai koordinator di bidang penghijauan akan menjalankan Nangun Sat Kerthi Loka Bali agar alam dan lingkungan bisa seimbang yang terus dibangun kader PDIP. “Masyarakat agar tetap menyatu dengan PDIP, karena sudah terbukti membantu pembangunan Desa Adat Bedha. Karena belum pernah ada bantuan sampai Rp1,2 miliar, sehingga harus dipertahankan rasa kebersamaan ini. Jika sudah seperti itu, maka bantuan bisa terus diakses,” katanya.

1bl#bn-7/1/2021

Sementara itu, Made Dirga juga menyambut baik ide Made Urip yang sangat cemerlang merespon kegiatan untuk membantu bibit pohon produktif untuk masyarakat Tabanan. “Kita harus mulai sadar menjaga ekosistem lingkungan, karena jika tumbuh akan ada hasilnya. Jadi ke depan jauh akan lebih baik masyarakat selalu menjaga dan eling dengan alam,” tandasnya. Sedangkan Made Urip mengakui menjalankan tugas kepartaian dengan gerakan menanam ke seluruh Indonesia dalam rangka HUT ke-48 PDI Perjuangan sekaligus HUT ke-74 Ketua Umum Megawati. Apalagi bencana alam yang terjadi saat ini tidak bisa lepas dari kondisi hutan yang mengalami degradasi. Seperti hutan di Kalimantan Selatan dulunya sangat lebat, namun sekarang sudah habis menjadi lahan terlantar dan untuk penambangan yang mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. “Karena itu, kader PDIP harus menjadi garda terdepan melakukan gerakan menanam, sekaligus sebagai penguatan pangan, sesuai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, maka jaga lingkungan kita, ekosistem kita dan hutan kita,” tegas Anggota Komisi IV DPR RI lima periode itu, seraya menyebutkan kondisi sungai saat ini sudah mulai mengering, karena tidak ada ke luar air, sehingga PDIP mencanangkan politik hijau, karena jika ada hutan, akan ada air sebagai sumber kehidupan.

1th#ik-11/10/2020

“Meskipun sekupnya kecil, namun sangat berguna karena meskipun kecil tapi akan lebih baik daripada tidak berbuat sama sekali. Karena ada pepatah, jika tidak ada hutan tidak ada masa depan. Apalagi minimal 30 persen wilayah harus ada kawasan hijau,” beber Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu. ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close