Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaMade Urip Genjot Bantuan 1.000 Bibit Durian Musang King, Sulap Desa Mundeh...

Made Urip Genjot Bantuan 1.000 Bibit Durian Musang King, Sulap Desa Mundeh Kangin Jadi Kampung Buah

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali turun ke bawah atau Turba untuk menemui kelompok tani di pelosok desa. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, juga membawa oleh-oleh bantuan aspirasi pertanian yang diserahkan secara simbolis, berupa 1.000 bibit pohon Durian Musang King untuk mendukung Kampung Buah Durian di Desa Mudeh Kangin, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Kamis (21/7/2022). Kunjungan Made Urip yang biasa dikenal sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, diawali dengan penamanan bersama bibit Durian Musang King, sekaligus menyerahkan bantuan lainnya, berupa 1.200 Kg pupuk organik padat, 1.000 Kg Dolomit dan 195 Kg Tricoderma yang diterima oleh Kelompok Tani Merta Harum di Desa Mundeh Kangin.

1th#ik-19/7/2022

Bantuan stimulus bagi kelompok tani senilai lebih dari Rp350 juta itu, sebagai bentuk dukungan dari Made Urip agar para petani lebih bersemangat ke depannya. Seperti diungkapkan Ketua Kelompok Merta Harum, I Wayan Suka Antara Yasa merasa sangat bangga dengan Made Urip yang hadir langsung ikut menanam, sekaligus secara simbolis membawa bantuan 1.000 bibit pohon Durian Musang King yang telah dibagikan sebelumnya. Namun saat ini masih ada potensi kekurangan bibit pohon durian sekitar 60 hektar di Desa Mundeh Kangin. Selama ini dikatakan sudah ada produksi 580 pohon durian lokal yang masih membutuhkan sarana dan prasana ke depannya. “Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Made Urip yang telah datang langsung membawa bantuan bibit durian ini,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan, Perbekel Desa Mundeh Kangin, I Gede Yudha Artama yang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Made Urip, karena tanpa adanya fasilitasi Anggota DPR RI 5 periode dengan 255.130 suara terbesar Dapil Bali dan ranking 7 nasional itu, maka bantuan yang luar biasa, berupa bibit durian beserta saprodinya tidak akan pernah turun. Bantuan ini juga sudah dibagikan kepada selaruh angggota kelompok tani, karena 90 persen masyarakat hidup dari bertani. Untuk itu, pihaknya sangat berharap bisa terus dibantu sesuai dengan potensi pertanian di Desa Mundeh Kangin, selain durian juga ada komoditas manggis, kopi dan kakao. Namun sekarang yang menjadi primadona adalah buah durian, sehingga berharap bisa menjaga kualitas buah durian ke depan. Apalagi ekspor manggis, termasuk durian mulai terbuka lebar sehingga ingin mandiri ke depannya dengan beralih ke pertanian organik, karena harganya yang menjanjikan.

1bl#ik-1/6/2022

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Made Urip yang telah memberikan bantuan ini di Desa Mundeh Kangin,” tandasnya. Di sisi lain, Kadis Pertanian Tabanan, I Made Subagia, S.Pi., MM., mengakui bantuan Made Urip telah menguatkan Desa Mundeh Kangin sebagai Kampung Buah Durian untuk membantu mewujudkan ketahanan pangan di Tabanan, khususnya tananan hortikultura. Dikatakan Desa Mudeh Kangin juga bisa maju dan cepat mengadopsi teknologi dari proses produksi, agar durian yang ditanam ini ramah lingkungan dari pupuk hingga pemeliharaan dengan festisida nabati dan pupuk organik. Jika sudah bertumbuh dan berbuah, maka bisa diberikan sertifikasi organik. Apalagi durian di Tabanan sangat digemari dan sangat laku di pasar lokal, sehingga diharapkan bisa tembus pasar nasional dan internasional. “Kami akan mensupport dukungan dari Pak Made Urip selama ini, terutama menjadikan Mudeh Kangin sebagai Kampung Buah. Kelompok tani harus terus berupaya sesuai harapan Pak Made Urip untuk membentuk Kampung Buah,” paparnya.

Di sisi lain, Made Urip menyampaikan bantuan ini untuk menyulap potensi Desa Mudeh Kangin sebagai Kampung Buah Durian, agar pengembangan sektor pertanian makin tangguh dan memberi kontribusi bagi perekonomian. Karena pertanian sudah menjadi kultur dan budaya di Bali, terutama Subak Abian dan Subak Basah yang harus terus dilestarikan. M-U juga merasa bangga, sehingga ke depan berupaya mencarikan program untuk Kampung Buah sebagai komitmem bersama, karena ada gejolak kekhawatiran pangan akibat adanya krisis pangan dan energi. “Karena itu, harus dijawab dengan desa mandiri pangan, sehingga saya mengapresiasi para petani dan masyarakat di desa agar terus bergerak bersama agar pertumbuhan ekonomi terus tumbuh di masa pandemi Covid-19 ini,” ucap M-U, seraya mengakui selama dua setengah tahun lebih dihantam dampak Covid-19, sehingga semuanya kembali ke kampung dengan gerakan menanam. Bahkan semuanya menggerakan potensi di desa untuk menjaga kedaulatan pangan.

1th#bn-20/2/2022

Terbukti pertanian di sub sektor perkebunan tidak pernah ada krisis, karena harganya malah terus melonjak. Karena itu, M-U akan terus mendorong Desa Mundeh Kangin sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, terutama menjadi Desa Kampung Buah ke depan. “Selain itu akan digelar juga Bimtek yang berkaitan dengan pengolahan buah, terutama kopi di desa ini,” tutup M-U. ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img