Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaBirokrasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Berbelit-belit? Made Urip Tancap Gas Buka FGD Bahas...

Birokrasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Berbelit-belit? Made Urip Tancap Gas Buka FGD Bahas Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali turun ke bawah alias Turba untuk mendengar dan menerima langsung aspirasi para petani dan krama subak di Bali. Bahkan, Ketua DPP PDI Perjuangan yang khusus membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu, mengajak PT. Pupuk Indonesia Holding Company untuk membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang digelar di ruang pertemuan Warung CS Bedha, Apple Resord, Desa Sudimara, Tabanan, Sabtu (24/12/2022). Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang biasa disapa M-U ini, langsung tancap gas setelah menerima aspirasi yang disampaikan kelompok tani dan para PPL yang menjadi peserta FGD untuk diperjuangkan di daerah, hingga ke Pemerintah Pusat.

1bl#ik-23/12/2022

Salah satunya yang disampaikan oleh Pekaseh Subak Merta Sari dari Desa Selabih, Selemadeg Barat, Tabanan, I Wayan Sumawa Ariana yang mengucapkan terima kasih kepada Made Urip, karena telah menggelar FGD yang sangat dirasakan manfaatnya untuk membahas persoalan pupuk. Dikatakan semua kendala yang meresahkan selama ini, seperti mengenai birokrasi dalam penebusan pupuk yang berbelit-belit selama ini, akan bisa dicarikan titik temu oleh Made Urip bersama dengan PT. Pupuk Indonesia. “Kami meminta kebjikan untuk penebusan pupuk agar dipermudah dan masalah ini bisa dijembatani oleh Bapak Made Urip dengan PT. Pupuk Indonesia, agar bisa lebih disederhanakan. Kami harap hal itu, juga bisa segera difasilitasi oleh Bapak Made Urip,” ungkapnya.

1bl#ik-23/12/2022

Terkait hal itu, Kadis Pertanian Tabanan, I Made Subagia, S.Pi., MM., sangat berterima kasih kepada Made Urip yang telah menggelar FGD Penyaluran Pupuk Bersubdi, karena sangat penting untuk meningkatan produktifitas pertanian, termasuk di Tabanan. Apalagi sektor pertanian selalu dibantu oleh Made Urip yang selama ini sudah terbukti dan dirasakan oleh para petani di Tabanan. Seperti penyaluran subsidi pupuk kali ini yang disinergikan dengan smart farming untuk penerapan berbagai teknologi, agar bisa mengurangi pupuk kimia sekaligus merubah sikap mental petani, karena pupuk organik sebagai solusi, sehingga tidak ketergantungan pupuk kimia. “Karena itu ke depan pupuk organik ini harus terus ditingkatkan dan PPL meskipun jumlahnya semakin sedikit, namun harus terus mendampingi petani agar lahan tetap sehat, sehingga bermanfaat bagi sektor pertanian,” tegasnya.

1bl#ik-22/12/2022

Ditambahkan oleh Nyoman Suastika, selaku Kabid Produksi Tanaman Pangan yang mewakili Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, mengakui Pemprov Bali memang terus berupaya menyiapkan ketersediaan pangan dengan optimalisasi lahan dengan memenuhi sarana produksi, termasuk penyaluran pupuk. Hal itu, juga sesuai dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok, baik secara kuantitas dan kualitas melalui sarana produksi yang aman dikonsumsi dengan penggunakan pupuk organik dan terus mengurangi pupuk kimia. Apalagi disadari selama ini, juga selalu hadir perhatian dan berbagai bantuan Made Urip di sektor pertanian. “Terima kasih kepada Bapak Made Urip yang selama ini selalu memberi bantuan langsung kepada para petani di Bali,” ujarnya.

1bl#ik-22/12/2022

Di sisi lain, Muhammad Yusri, selaku SVP PSO Wilayah Timur PT. Pupuk Indonesia, didampingi VP Penjualan Wilayah 5, M. Miftakhul Zainuddin, mengaku sangat berbahagia bersama Made Urip bisa menggelar FGD Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk memberi wawasan para petani di Provinsi Bali. Berkat dukungan Made Urip dan semua pihak selama ini, maka penyaluran pupuk bersubsidi sebesar 9 juta ton dari 24 juta ton kebutuhan nasional sudah berjalan baik, temasuk yang dialokasikan di Bali. “Kami saya bersyukur sekali ada Pak Made Urip dan diharapkan tahun 2024 kembali direstui Bu Mega bisa maju ke DPR RI,” tandasnya, seraya mengucapkan terimakasih kepada Made Urip dan semua pihak yang telah mensupport penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia. Ia berharap melalui FGD ini, bisa memberi informasi kepada petani dan PPL terkait kebijakan penyaluran pupuk bersubsi yang terus berubah.

1bl#ik-22/12/2022

“Kita juga ingin dapat pelayanan penyaluran pupuk dari agen penyalur kami, agar sesuai ketentuan yang berlaku dan harus sesuai dengan HET pupuk bersubsi, sehingga kami bisa terus memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya. Dari sambutan Made Urip menegaskan FGD ini tewujud berkat dukungan penuh PT Pupuk Indonesia Holding Company untuk mewujudkan produktifitas pertanian, khususnya kepentingan pupuk di Bali. Apalagi sektor pangan menjadi isu sensitif seluruh dunia, karena Badan Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) telah memberi warning krisis pangan, akibat perubahan iklim dan lahan pertanian yang terus berkurang. Karena itu, pemerintah berupaya memberikan subsudi pupuk untuk 9 komoditas yang bisa dinikmati langsung oleh petani.

1bl#lm-25/12/2022

Dikatakan Anggota DPR RI terpilih dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan peringkat ke-7 nasional itu, menyampaikan karena kondisi keuangan Pemerintah Pusat saat ini, hanya bisa memberikan subsidi pupuk secara terbatas. Untuk itu, Gubernur Bali, Wayan Koster telah mencanangkan program Bali Green and Clean Province melalui pertanian organik dengan menggenjot produksi pupuk organik di Bali. Karena itu, Made Urip juga akan terus memberikan bantuan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO), termasuk.bantuan bibit sapi betina produktif untuk meningkatkan produksi pupuk organik di Bali. Namun sangat disayangkan saat ini, masih banyak alih fungsi lahan, termasuk di Tabanan. Padahal Kabupaten Tabanan harus mempertahankan predikat sebagai Lumbung Pangannya Bali.

1bl#lm-24/12/2022

“Karena itu, saya sangat berterima kasih kepada PT. Pupuk Indonesia yang telah mensupport FGD ini, untuk meningkatkan produktifitas pertanian, khususnya di Tabanan. Saya harapkan FGD ini dapat bermanfaat dan dapat terus berlanjut ke depan,” ujar M-U. ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img